seputarborneo.news@gmail.com

082152561188

Turunkan Angka Stunting, Sarana Air Bersih dan MCK Jadi Skala Prioritas

by Redaksi - Tanggal 18-03-2023,   jam 11:18:53
Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siswandi. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Untuk menurunkan angka stunting di Kalteng, ada beberapa langkah yang perlu diperhatikan diantaranya Memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil, memberikan ASI Eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan, Dampingi ASI Eksklusif dengan MPASI sehat, Terus memantau tumbuh kembang anak serta yang tak kalah pentingnya dengan Selalu menjaga kebersihan lingkungan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Siswandi mengatakan, pembangunan jaringan air bersih dan Mandi Cuci Kakus (MCK) perlu menjadi skala prioritas karena Seperti yang diketahui, anak-anak sangat rentan akan serangan penyakit, terutama kalau lingkungan sekitar mereka kotor

 “Salah satu yang menjadi faktor tersebut karena banyaknya keluarga mempunyai jamban dan akses air minum utama tak layak, hai inilah penyebab stunting. Sehingga harus diprioritaskan pembangunan jaringan air bersih dan MCK,” ujarnya Jumat (17/03/2023).

Meski demikian, dirinya mengapresiasi kepada pemerintah provinsi (pemprov) dalam upaya menurunkan angka stunting di Kalteng. Dimana angka stunting yang berhasil diturunkan sebanyak 0,5 persen dari tahun 2021 27,6 persen hingga angka stunting tahun 2022 sebesar 26,9 persen.

“Alhamdulillah, angka stunting di Kalteng mengalami penurunan dan semoga tahun ini dapat diturunkan lagi sehingga di Kalteng menjadi Nol angka stuntingnya,” ungkap Siswandi.

Dalam upaya penurunan stunting lebih maksimal lanjut, Anggota DPRD Kalteng Daerah Pemilihan (Dapil) IV Kabupaten Murung Raya, Barito Utara, Barito Timur, dan Barito Selatan perlunya ada kajian yang lebih dalam penurunan angka stunting.

“Karena banyak faktor, sehingga perlu pengkajian lebih mendalam dari Pemprov untuk program-programnya dalam menurunkan angka stunting di Kalimantan Tengah ini,” tandasnya. (mda/ok)