seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Tabrak Pembatas Pagar Jembatan, Fuso Terjun ke Sungai dan Sopir Hilang

by Redaksi - Tanggal 27-03-2023,   jam 09:38:13
Tim BPBD Lamandau melakukan pencarian terhadap sopir yang hilang tenggelam. (FOTO:BPBD LAMANDAU) Tim BPBD Lamandau melakukan pencarian terhadap sopir yang hilang tenggelam. (FOTO:BPBD LAMANDAU)

SB, NANGA BULIK - Sebuah truk fuso bermuatan karnel sawit diketahui terjatuh ke Sungai Lamandau dengan kedalaman kurang lebih 20 meter setelah menabrak pagar pembatas jembatan kayu penyebrangan ke PT SML di Desa Karang Taba, Kecamatan Lamandau, Sabtu (25/03/2023).

Plt Kalaksa BPBD Lamandau Gustoni mengatakan, dari informasi yang di,himpun kecelakaan tunggal yang diduga karena sopir mengantuk ini terjadi di Desa Karang Taba, Kecamatan Lamandau.

“Korban seorang sopir atas nama Ahmad Samilan berasal dari Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat,” ucap Gustoni.

Truk fuso bernomor polisi AG 9267 VD yang dikemudikan Ahmad Samilan diketahui dari arah PT SML membawa karnel sawit, setelah mendapatkan laporan dari masyarakat Tim BPBD Lamandau pada hari Minggu pukul 06.00 WIB berangkat ke lokasi.

Kemudian katanya, Tim melakukan penyusuran di daerah yang diperkirakan titik lokasi truk terjatuh dan terbawa arus sungai, saat pencarian pada pukul 07.50 WIB tim pencarian menemukan barang-barang milik korban seperti topi dan karpet yang mengapung di pinggiran sungai.

Kemudian, pada pukul 09.20 WIB tim gabungan kembali melakukan penyisiran titik ditemukan tumpahan minyak akan tetapi terkendala arus deras di Sungai Lamandau, sampai akhirnya pencarian dihentikan dan besok harinya atau hari ini dilanjutkan kembali.

“Sampai sekarang kita masih melakukan pencarian terhadap sopir truk bernama Ahmad Samilan tersebut. Kendala kita adalah dikarenakan volume debit air Sungai Lamandau sedang tinggi, arus air deras dan keruh sehingga tim kesulitan untuk melakukan pencarian,” terangnya. (sb)