seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Asyik Berboncengan, Dua Sejoli Nyaris Tewas Diseruduk Honda Jazz

by Redaksi - Tanggal 29-03-2023,   jam 09:21:37
Tampak korban sedang dievekuasi ke rumah sakit dan kendaraan yang teribat tambakan rusak. (FOTO:SEPUTAR BORNEO) Tampak korban sedang dievekuasi ke rumah sakit dan kendaraan yang teribat tambakan rusak. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA - Peristiwa kecelakaan dialami sepasang kekasih saat mengendarai sepeda motor jenis Honda Beat dengan plat nomor KH 2804 YA di Jalan G Obos Induk, Rabu (29/3/2023) dini hari atau pukul 02.00 WIB.

Pasangan pria dan wanita tersebut ditabrak mobil Honda Jazz warna kuning B 2243 KON dari belakang yang dikemudikan oleh Sumarsana dari arah Jalan G Obos di Jalur yang sama.

Menurut keterangan saksi Arhan (30) mengatakan, bahwa mobil tersebut dengan kecepatan tinggi menabrak sepeda motor yang berada di depannya hingga kedua korban terpental dan sepeda motornya masuk kedalam bumper depan mobil dan terseret hingga satu kilometer.

"Korban itu pasangan kekasih dan  saat itu sedang berboncengan di tabrak dari belakang dan pengendara mobil kabur melarikan diri dengan kondisi sepeda motor terseret dibawah bumper depan mobil," kata Arhan.

Dijelaskannya, usai ditabrak kedua korban yang belum diketahui identitasnya ini terpental hingga terluka parah dibagian wajah dan tidak sadarkan diri. Kemudian melaporkan kejadian tersebut ke tim Emergency Response Palangka Raya (ERP) untuk mengevakuasi kedua korban.

Sopir mobil yang sempat kabur berhasil diamankan warga di Jalan MH Thamrin dan nyaris menjadi menjadi sasaran empuk warga yang ikut mengejar mobil pelaku. Beruntung petugas kepolisian dari Satlantas Polresta Palangka Raya cepat tiba di lokasi kejadian.

"Untuk kedua korban sudah dibawa ke IGD RSUD Doris Sylvanus untuk mendapatkan perawatan medis oleh tim relawan Emergency Response Palangka Raya dan pelaku yang kabur berhasil diamankan warga," jelasnya.

Selanjutnya mobil dan sepeda motor tersebut dibawa ke Pos Satlantas Polresta Palangka Raya dan kasus ini sudah ditangani pihak unit Lakalantas. (ab/sb)