Lewati ke konten utama
Pemprov Kalteng

Perlu Kreasi Berbagai Event Agar Menarik Wisatawan ke Kalteng

Redaksi 30-03-2023, 01:34 WIB 1 menit baca
Peserta Rakor di Ruang Rapat Bajakah Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (30/03/2023). (FOTO:ISTOMEWA)
Peserta Rakor di Ruang Rapat Bajakah Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (30/03/2023). (FOTO:ISTOMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Pelaksanaan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (BBI) dan Bangga Berwisata di Indenesia (BBWI) Kalteng, dilaksanakan di Ruang Rapat Bajakah Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (30/3/2023).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kalteng, Leonard S Ampung memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) yang merupakan tindak lanjut dari kick off  yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu.

Leo mengungkapkan, destinasi wisata Sebangau dan Tanjung Puting bisa menjadi alternatif untuk menarik wisatawan agar mau berkunjung ke Kalteng.

“Dua tempat itu bisa kita angkat, agar bisa meningkatkan peminat wisatawan datang, baik wisatawan lokal maupun wisatawan dari luar daerah bahkan dari mancanegara,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama Kepala Kantor Perwakilan BI Prov. Kalteng Taufik Saleh menyatakan, meski acara puncak BBI dan BBWI Kalteng jatuh di tanggal 14 Juli 2023, perlu persiapan yang matang mulai dari sekarang.

“Kita perlu kreasikan berbagai event sehingga sasaran BBI dan BBWI ini bisa membuahkan hasil, khususnya bagi Kalimantan Tengah. Di tanggal 14 Juli itu kita bertemakan anak, tetapi kita juga bisa mengangkat potensi yang ada di Kalimantan Tengah terhadap ketahanan pangan. Kita bisa bekerja sama dengan Kementan dan mengadakan seminar nasional,” imbuh Taufik.

Sementara itu, Kepala OJK Kalteng Otto Fitriandy menambahkan agar rentang waktu di bulan April-Juni diisi dengan kegiatan BBI dan BBWI lainnya. “Di bulan April, Mei, dan Juni ini kita harus memikirkan kegiatan apa yang bisa kita  tonjolkan,” ungkapnya.

Selanjutnya sambung Otto Pada kegiatan di tanggal 14 Juli nanti perlu menambah kerja sama dengan Stakeholder lain seperti Angkasa Pura dan BKKBN (terkait stunting), karena rencananya ada 5.000 UMKM yang diundang dan menjadi event temu akbar UMKM. Angkasa Pura bisa membantu akses transportasi yang bisa mendatangkan banyak orang dalam satu waktu, selama ini kita cukup sulit dalam hal transportasi. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard