Personel TNI jajaran Kodim 1011/Klk menggunakan perahu karet melakukan penyisiran lokasi banji di Kecamatan Kapuas Tengah. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, KUALA KAPUAS - Saat ini hampir diseluruh wilayah khususnya Desa Pujon, Kecamatan Kapuas Tengah memasuki musim hujan yang berkepanjangan yang mengakibat meluapnya air sungai sehingga terjadi bencana banjir.
Untuk menyikapi fenomena alam ini, Dandim 1011/klk Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto SE perintahkan Danramil dan Babinsa setempat dengan tambahan personel dari jajaran Kodim 1011/Klk 45 org bersama anggota Polres Kapuas 30 orang, BPBD Kapuas 13 orang, Dinsos 13 rang untuk membantu warga yang terdampak banjir diwilayah Kapuas Tengah, Jumat (31/03/2023).
Dandim 1011/Klk Letkol Inf Khusnun Dwi Putranto mengatakan, personel untuk dengan sigap membantu warga yang terdampak banjir.
Dalam penanganan bencana banjir ini didukung menggunakan Fasilitas Alkap seperti perahu karet w 490 (LCR) 2 buah milik Kodim, Dayung 8 buah, pelampung 19 buah, pompa perahu karet 2 buah, perahu politelin 2 unit beserta mesin milik BPBD, 1 set peralatan dapur umum dan peralatan set selang air .
“Intinya kita kerahan semua peralatan dan kendaraan untuk membantu mengevakuasi warga yang terdampak banjir yang para,” ucapnya.
Dandim Kuala Kapuas menambahkan, dari pantauannya para Babinsa di jajarannya selalu siap membantu dan warganya, yang terendam banjir rumahnya. Banjir juga menggenangi Jalan, dengan ketinggian air yang sudah mencapai Dada orang dewasa.
Ia menyampaikan, lokasi banjir terus dilakukan monitoring keadaan serta situasi di wilayahnya, terjun ke lapangan di wilayah yang terdampak banjir dengan melakukan bantuan kepada masyarakat warga Pujon, terutama wanita, anak-anak dan lansia.
"Kesigapan dan keikhlasan dalam membantu warga merupakan sikap yang patut dicontoh unsur aparat teritorial yang lain dalam mengatasi kesulitan masyarakat di wilayahnya. “Kepada warga yang terkena banjir agar utamakan keselamatan jiwa dan sementara mengungsi ke tempat yang telah disediakan, barang yang di rumah abaikan dulu, sambil menunggu bantuan," ungkap Dandim 1011/Klk. (sb)