seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Beli Takjil di Lokasi Sama, 33 Orang di Sampit Keracunan

by Redaksi - Tanggal 01-04-2023,   jam 02:21:19
Tampak para pasien keracunan massal dengan mendapatkan perawatan medis di RSUD dr Murjani Sampit. (FOTO:ABU) Tampak para pasien keracunan massal dengan mendapatkan perawatan medis di RSUD dr Murjani Sampit. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT - Puluhan warga Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terdiri dari Kecamatan Bamaang, MB Ketapang, Kota Besi, Cempaga dan Antang Kalang, Kota Sampit diduga mengalami keracunan massal setelah makan takjil kue ipau  yang dibeli di lokasi yang sama.

Kini puluhan korban tersebut sedang mendapatkan perawatan medis di RSUD dr Murjani Sampit.

Wakil Direktur RSUD Dr Murjani Sampit, dr Ahya Ridzikie mengatakan, pada hari Jumat (31/3/2023) malam masuk 13 pasien dengan keluhan yang sama, yaitu diare, muntah – muntah, sakit perut, tenggorokan kering dan dada panas.

Dan hari ini, Sabtu (1/4/2023) jumlah pasien bertambah menjadi 30 orang dengan gejala yang sama dan pengakuan mereka sama setelah memakan menu takjil yang dibeli.

“Jumlah pasien keracunan di RSUD dr Murjani Sampit sebanyak 30 orang dan satu pasien dinyatakan meninggal dunia,” ucap dr Ahya Ridzikie saat ditemui di Rumah Sakit.

Ia juga mengatakan, untuk terkait penyebab pastinya masih menunggu hasil labolatorium terhadap sempel kue tersebut. Kemudian nanti akan diumumkan hasil pastinya.

“Kerja sama dari Dinkes dan semua pihak untuk memastikan seluruh warga yang mangalami keracunan sudah ditangani ke RS, kalaupun ada yang masih di rumah disegerakan untuk dibawa ke IGD untuk penanganan lebih lanjut,” pinta Ahya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kotim, Umar Kaderi membenarkan kasus keracunan massal yang terjadi dan dia menyampaikan hasil pendataan ada sebanyak 33 ditamabah lagi dengan dua pasien baru masuk.

“Pengakuan mereka usai membeli kue ditempat yang sama. Sekarang ini simple kue sedang pemeriksaan uji lab untuk mengetaui kandungannya,” tutupnya. (f1/sb)