seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

18 Perempuan Pengedar Sabu Diamankan Polisi

by Redaksi - Tanggal 05-04-2023,   jam 03:05:22
Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng, Kombes Pol Nono Wardoyo saat diwawancara wartawan usai menggelar konferensi pers. (FOTO:SEPUTAR BORNEO) Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng, Kombes Pol Nono Wardoyo saat diwawancara wartawan usai menggelar konferensi pers. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA - Pelaku penyalahgunaan narkoba di bulan Februari dan Maret tahun 2023 rata-rata berjenis kelamin perempuan. Hal ini dibuktikan dari penangkapan yang dilakukan oleh Ditresnarkoba Polda Kalteng dan Polres jajaran.

Hal ini disampaikan langsung oleh Direktur Reserse Narkoba Polda Kalteng Kombes Pol Nono Wardoyo saat menggelar konferensi pers, Rabu (5/4/2023) pagi.

"Sebanyak 18 perempuan yang berhasil diamankan baik dari Ditresnarkoba Polda Kalteng dan Polres jajaran," kata Kombes Pol Nono Wardoyo.

Dijelaskannya Nono, sebanyak 18 pelaku perempuan yang berhasil diamankan terdiri dari 165 tersangka yang diamankan dengan 142 kasus yang berhasil diungkap dari bulan Februari dan Maret.

Jumlah barang bukti yang diamankan dari total keseluruhan dari pengungkapan Polda Kalteng dan Polres jajaran sebanyak 486 butir ekstasi, 3 kilogram sabu, 230 butir karisoprodol dan 259 butir obat daftar G.

"Dari Ditresnarkoba Polda Kalteng ada 23 tersangka dari 16 kasus dengan jumlah barang bukti 44 butir pil ekstasi dan 689,65 gram sabu," ungkapnya.

Dari beberapa kasus yang diungkap dapat dikatakan bahwa para tersangka ini merupakan jaringan antar provinsi yakni dari Pontianak dan Banjarmasin.

Jaringan Pontianak dapat meliputi wilayah Lamandau, Pangkalan Bun, Sampit, Katingan dan Palangka Raya. Sedangkan Jaringan Banjarmasin dapat menyasar Palangka Raya, Gunung Mas, Barito Timur, Barito Selatan, Barito Utara, Murung Raya, Kapuas dan Pulang Pisau.

"Kasus penyalahgunaan narkoba meningkat dari tahun 2023 ini sudah mengamankan sebanyak 251 tersangka jumlah total barang bukti 4,3 kilogram sabu dan 516 butir pil ekstasi," tandasnya. (ab/sb)