seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Sempat Kabur, Penusuk Sopir Travel Diamankan Polisi

by Redaksi - Tanggal 13-08-2022,   jam 01:45:11
DIBEKUK : Pelaku Anto yang diduga melakukan penusukan berhasil diamankan jajaran Macan Polres Kobar dan Polsek Kumai, barang bukti senjata tajam, dan korban alami luka. FOTO : POLSEK KUMAI DIBEKUK : Pelaku Anto yang diduga melakukan penusukan berhasil diamankan jajaran Macan Polres Kobar dan Polsek Kumai, barang bukti senjata tajam, dan korban alami luka. FOTO : POLSEK KUMAI

SB, PANGKALAN BUN - Pelarian Pelaku Anto hanya singkat, setelah kandas ditangan Tim Macan Kotawaringin Barat (Kobar), dan Polsek Kumai, kini pelaku diamankan di Mapolres Kobar.

Pelaku merupakan warga Desa Penda Tenggaring Baru, Kecamatan Katingan Hulu Kabupaten Katingan ini, diduga melakukan penusukan terhadap Priadi yang berprofesi sebagai Sopir Travel.

"Pelaku Anto kita amankan, beserta Senjata Tajam (Sajam) jenis badik yang digunakan untuk menusuk," kata Kapolres Kobar AKBP Bayu Wicaksono melalui Kapolsek Kumai Iptu Rahis Fadhillilah.

Menurut Iptu Rahis, akibat tusukan badik oleh pelaku Anto membuat korban Priadi mengalami luka tusuk di bagian perut, dan menjalani perawatan. Pelaku saat ini masih dalam pemeriksaan secara intensif, dan proses hukum lebih lanjut.

"Penusukan terjadi di Jalan Bahagia RT.05, Desa Kubu, Kecamatan Kumai Kabupaten Kobar, beberapa waktu lalu," jelasnya.

Kapolsek menerangkan kronologis kejadian ini bermula, ketika pelaku Anto bersama keluarganya menyewa mobil milik korban, dari Palangka Raya untuk berangkat ke Pangkalan Bun. Saat tiba di Kota Pangkalan Bun, mereka menginap di salah satu hotel, dan esok harinya mereka keluar dari hotel, lalu pergi ke Desa Kubu menuju rumah keluarga pelaku, serta beberapa hari tinggal disana.

"Korban ini menanyakan, dan meminta ongkos travelnya, karena ingin segera pulang ke Palangka Raya. Selain itu, korban sudah tidak memiliki uang sama sekali, dan sudah terlalu lama," beber Kapolsek.

Mendengar permintaan korban, ternyata pelaku mengaku tidak memiliki uang, dan korban akhirnya meminta penjelasan, serta tanggungjawab dari pelaku, agar bisa segera diselesaikan. Sehingga saat berkomunikasi pelaku mengaku emosi, dan tidak terima atas ucapan korban.

Lanjut Kapolsek, karena tidak ada titik temu atas penyelesaiannya, korban dibawa warga ke rumah Kepala Desa Kubu, dan pelaku pergi meninggalkan begitu saja. Namun saat korban sampai dirumah Kades Kubu, ternyata pelaku datang bersama dengan rekannya, dan pelaku langsung menusuk perut bagian kiri.

Korban tidak bisa menghindar dengan serangan pelaku, dan korban langsung roboh bersimbah darah. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berusaha memberikan pertolongan, dan membawa ke rumah sakit Sultan Imanuddin Pangkalan Bun.

"Pelaku Anto sempat melarikan diri hingga akhirnya kita guna pertanggungjawabkan perbuatannya," tandasnya. (adm)