Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Momentum Hardiknas, Ketua DPRD Kotim Ajak Wujudkan Merdeka Belajar

Redaksi 15-05-2023, 12:42 WIB 1 menit baca
Ketua DPRD Kabupaten Kotim, Dra Rinie saat menanam pohon pada hari puncak Hardiknas di Halaman Borneo City Mall Sampit. (FOTO:ISTIMEWA)
Ketua DPRD Kabupaten Kotim, Dra Rinie saat menanam pohon pada hari puncak Hardiknas di Halaman Borneo City Mall Sampit. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Dra Rinie menyampaikan setiap tanggal 2 Mei adalah memontum bersejarah pentingnya  pendidikan di negeri ini.

Dimana tanggal tersebut merupakan dedikasi dari pejuang bangsa untuk menegakkan fondasi pendidikan yang dilakukan Ki Hadjar Dewantara, sehingga dibuat dalam Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Tahun ini, tema yang diusung adalah “Bergerak Bersama Semarakkan Merdeka Belajar”. Dimana tema ini memiliki tujuan untuk memperkuat komitmen seluruh insan pendidikan akan penting dan strategisnya pendidikan bagi peradaban dan daya saing bangsa.

“Hardiknas adalah menumbuhkan kembali rasa patriotisme dan nasionalisme. Saya juga mengajak tenaga pendidik untuk benar-benar serius mewujudkan Meredeka Belajar,” harap srikandi Fraksi PDI Perjuangan tersebut saat menghadiri hari puncar Hardiknas di Halaman Borneo City Mall Sampit.

Ia menyampaikan, sejak dini melatih anak-anak untuk melastarikan alam dengan menanam pohon-pohon penghijau dan juga mewarna adalah langkah bagus, sehingga mereka benar-benar memahami jenis pepohonan.

Dimana program Merdeka Belajar lanjutnya, terbilang sukses mengakselerasi kualitas pendidikan di Tanah Air. Mulai dari kurikulum, penguatan siswa dan tenaga pengajar (SDM) hingga bantuan-bantuan pendidikan.

“Meski begitu, pemerintah juga harus melihat seklah swasta bagimana mereka tetap bersaing dengan negeri khususnya yang ada di pelosok desa. Kita memahami tenaga pendidik sangat minim namun tidak mengurangi profesionalitas,” tuturnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard