Awas Kemarau Mulai Terjadi, Dewan Minta Lakukan Pencegahan Secara Bersama
SB, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menetapkan siaga kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), karena berdampak perubahan cuaca dengan suhu panas dan membuat kering.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotim, Dra Rinie mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kotim untuk mewaspadai terjadinya kebakaran hutan dan lahan mengingat sudah masuk kemarau panjang.
Rinie menyampaikan, baik masyarakat maupun perusahaan diminta untuk tidak melakukan pembakaran lahan dan sampah secara sembarangan, karena dapat berpotensi terjadinya Karhutla, terlebih saat ini Kabupaten Kotim sudah beberapa pekan terakhir tidak turun hujan.
"Saya imbau kepada masyarakat untuk berhati-hati, jangan bakar hutan dan lahan dengan tidak bertanggung jawab, karena dampaknya sangat besar. Tidak hanya terhadap ekosistem, kabut asap juga dapat menyebabkan beragam penyakit seperti ispa,” ungkap Rinie, Kamis (25/5/2023).
Dilanjutkannya, pemerintah juga harus terus berkoordinasi kepada seluruh aparatur sampai ke tingkat kecamatan dan desa, agar bersama-sama dalam satu gerak langkah dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan ini.
Kemudian kepada desa binaannya juga harus mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk meminimalisir segala kegiatan yang akan menyebabkan kebakaran terutama memasuki musim kemarau sekarang ini dan itu tugas bersama.
"Kami berharap seluruh unsur masyarakat selalu tanggap setiap adanya kebakaran hutan dan perkarangan. Agar dapat kita atasi bersama-sama,” tutupnya. (f1/sb)