Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Dewan Kotim Ingatkan Waspada Ancama Karhutla

Redaksi 30-05-2023, 07:26 WIB 1 menit baca
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Memei Wulandari saat mengikuti rapat dewan, beberapa waktu lalu. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Memei Wulandari saat mengikuti rapat dewan, beberapa waktu lalu. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Dalam waktu sepekan ini beberapa wilayah di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai terjadi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), ini dikarenakan kemarau kering mulai melanda.

Dengan begitu, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Memei Wulandari mengingatkan pemerinah daerah untuk lebih gencar melakukan pengawasan dan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahaya karhutla.

“Beberapa kabupaten tetangga mulai terjadi karhutla, jadi kita harus lebih waspada dan gencar mensosialisasikan untuk mengantisipasi. Karena Karhutla dapat mengakibatkan bencana kabut asap dan akan mengganggu kesehatan,” ucap anggota DPRD dari Komisi II tersebut, Selasa (30/5/2023).

Disampaikan Memei, pencegahan karhutla buka tanggung jawab pemerintah saja, namun semua itu adalah tanggung jawab bersama termasuk perusahaan besar swasta (PBS).

“Peran PBS dalam penanggulangan karhutla sangat diperlukan, khususnya di wilayah kerja masing-masing. Sebab, dampak karhutla mengganggu aktivitas masyarakat dan berdampak besar terhadap perekonomian, selain itu kabut asap dapat mengakibatkan penyakit ISPA. ISPA ini dapat menyerang siapa saja termasuk anak-anak,” terangnya.

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk tidak membuka lahan kosong dengan cara dibakar yang bisa mengakibatkan karhutla. Dan apabila ada titik apa segera melaporkan kepada RT, kepolisian dan instansi terkait.

“Kalau bisa dipadamkan menggunakan alat seadanya lakukan, namun bilamana tidak memungkinkan laporkan saja sebelum api membesar,” tutupnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard