seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Disdik Usut Kasus Prostitusi Pelajar SMP Jadi Mucikari

by Redaksi - Tanggal 14-11-2023,   jam 02:39:52
Plt Kepala Dinas Pendidikan Kotim, M Irfansyah. (FOTO:ABU)

SB, SAMPIT- Beberapa hari belakangan ini media digemparkan dengan berita tentang kasus prostitusi di kalangan pelajar SMP, dimana sisiwa SMP nya sendiri juga sudah menjadi mucikari.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sampai saat ini masih mencari tahu dugaan pelajar SMP yang diduga menjadi mucikari di Kota Sampit.

Hal itu didapat dari pengusutan kasus pria paruh baya yang sebelumnya diketahui sempat memesan PSK yang masih pelajar SMP.

"Belum kita ketahui kebenarannya. Kita sudah menanyakan ke beberapa kepala sekolah SMP yang ada di kota Sampit agar mengusut di sekolah masing masing terkait ciri-ciri pelajar tersebut tapi saat ini belum ada," kata Plt Kepala Disdik Kotim, M Irfansyah, Selasa (14/11/2023).

Dirinya mengatakan, kasus ini sebelumnya pernah terjadi kenakalan remaja yang mana mengaku sebagai pelajar di SMPN 4 Sampit. Setelah diusut ternyata pelaku sudah keluar dari sekolah tersebut.

"Kita khawatirkan bisa jadi akun tersebut hanya mengaku ngaku sebagai pelajar di kota Sampit seperti kasus sebelumnya,” ujarnya.

Terlepas dari hal tersebut anatara benar atau tidak, pihaknya akan terus mencari tahu demi menjaga nama baik satuan pendidikan di Kotim. Pasalnya pihaknya beserta kepala sekolah selama ini secara rutin melakukan pembinaan mengingatkan untuk menghindari berbagai macam kegiatan yang termasuk dalam kenakalan remaja.

"Dari berita yang beredar, kegiatan si pelajar ini diketahui orang tuanya juga. Berarti ini termasuk dalam pengawasan orang tua. Kalau benar berarti sangat disayangkan sekali,” ucapnya.

Dirinya mengingatkan kepada seluruh sekolah harus jeli dalam pengawasan anak-anak didiknya dengan bekerjasama dengan para orang tua wali murid terlepas dari faktor ekonomi ataupun gaya hidup. (f1/sb)