seputarborneo.news@gmail.com

082152561188

Konten Kreator di Sampit Diperiksa Polisi

by Redaksi - Tanggal 03-04-2024,   jam 09:14:32
Kuasa Hukum Pelapor, Cristian Renata Kesuma

SB, SAMPIT - Konten kreator berinisial FR memenuhi panggilan penyidik Polres Kotawaringin Timur (Kotim) terkait laporan pencemaran nama baik dan pelanggaran Undang-Undang ITE yang dilayangkan oleh pengacara Christian Renata Kesuma.

Berdasarkan pantauan, FR diduga didampingi dua kuasa hukumnya tiba di Mapolres Kotim sekitar pukul 10.06 WIB dan diperiksa selama 3 jam lebih.

Christian Renata Kesuma, pelapor sekaligus pengacara aktif mengatakan kepada penyidik konten kreator berinisial FR mengakui bahwa dirinya sebagai pembuat konten video yang diduga mencemarkan nama baiknya.

“Tadi terlapor sudah diperiksa oleh pihak penyidik Satreskrim Polres Kotim. Berdasarkan informasi dari penyidik kalau si FR ini mengakui kalau dirinya yang membuat konten itu. Namun saya dengan FR tidak ada kedekatan emosional," kata Cris, Rabu (3/4/2024).

Sebelumnya, FR sempat membuat pernyataan kontroversial bahwa dirinya kebal hukum dan tidak mungkin dipanggil polisi.

Chris mengapresiasi kinerja Kapolres Kotim, Kasat Reskrim, dan penyidik yang menangani kasusnya secara profesional.

“Apresiasi terhadap bapak Kapolres Kotim, Kasat Reskrim dan rekan-rekan penyidik Polres Kotim hingga terduga pelaku konten kreator yang sudah diperiksa hari ini. Ucapan terima kasih kepada mereka karena sudah profesional dalam menangani laporan saya, walaupun sebelumnya FR ini diduga kebal hukum. Akhirnya yang si kebal hukum dipanggil,” ucapnya. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Kotim AKP Besrom Purba mengatakan bahwa setelah pemeriksaan FR, langkah selanjutnya adalah pemanggilan saksi ahli kemudian gelar perkara.

“Setelah terlapor diperiksa, kami akan memanggil saksi ahli selanjutnya gelar perkara dan penetapan tersangka,” bebernya.

Sementara itu, Kuasa Hukum FR Nurahman Ramadani, S.H., M.H berharap kalau permasalahan ini diselesaikan secara kekeluargaan terhadap permasalahan ini.

“Saya tidak ingat berapa pertanyaan yang dilontarkan oleh penyidik terhadap klien saya. Namun dalam permasalahan ini dirinya berharap pihak pelapor dan kliennya bisa berdamai secara kekeluargaan dan saya yakin pihak Kepolisian Objektif dalam menangani perkara ini,” tutupnya. (f1/sb)