Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Dinkes Kotim Lakukan Koordinasi Pengendalian Rabies dan Malaria

Redaksi 15-06-2024, 09:58 WIB 1 menit baca
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten, Umar Kaderi saat menyampaikan sambutan dalam acara koordinasi pengendalian rabies dan malaria. (FOTO:ISTIMEWA)
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten, Umar Kaderi saat menyampaikan sambutan dalam acara koordinasi pengendalian rabies dan malaria. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Dinas Kesehatan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyelenggarakan kegiatan petemuan koordinasi pengendalian penyakit Rabies dan pencegahan dan penanggulangan penyakit Malaria di aula lantai II Dinkes, Jumat (14/6/2024).

Kegiatan ini diikuti oleh pengelola program P2PM Rabies, pengelola program P2PM Malaria dan perwakilan puskeswan.

"Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka koordinasi program di Puskesmas, kabupaten, provinsi dan pusat terkait kebijakan pencegahan dan pengendalian rabies dan malaria, penggunaan vaksin anti rabies (VAR), pencatatan dan pelaporan malaria pada aplikasi e-sismal,” kata Kepala Dinkes Kotim Umar Kaderi.

Ia menjelaskan, sistem informasi Malaria merupakan sistem pelaporan penderita Malaria yang dikelola oleh puskesmas dan rumah sakit kemudian dilaporkan ke Kementerian Kesehatan setiap bulannya melalui website sismal.malaria.id.

"Kegiatan ini sangat memberikan manfaat bagi peningkatan dan kemampuan petugas malaria di puskesmas dalam melakukan pelaporan penderita malaria di wilayah kerja puskesmas masing-masing sehingga dari data yang diperoleh dapat diambil langkah, tindakan dan kebijakan untuk menanggulangi permasalahan malaria,” terangnya.

Sementara mengenai pemberian virus rabies juga sangat penting mengingat banyak masyarakat di Kotim yang berhubungan langsung dengan hewan.

"Oleh sebab itu petugas puskesmas harus aktif memberikan vaksin anti rabies karena orang orang yang beresiko tinggi terinfeksi sangat dianjurkan untuk vaksinasi,” jelas Umar.

Pihaknya berhap selesai kegiatan tersebut, pengelola program di puskesmas dapat mengaplikasikan kebijakan yang ada. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard