seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Pria Berusia 40 Tahun Meninggal Dunia Usai Buang Sampah

by Redaksi - Tanggal 04-07-2024,   jam 03:55:43
Jasad korban ketika berada di Rumah Sakit Bhayangkara, Kamis (4/7/2024). (FOTO:ISTIMEWA) Jasad korban ketika berada di Rumah Sakit Bhayangkara, Kamis (4/7/2024). (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Seorang pria diketahui berinisial NV (40) ditemukan warga terkapar dalam kondisi kejang-Kejang, pada Kamis (04/07/2024) pagi.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Lawu, Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya atau tepatnya berada di samping Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Sementara di sekitar lokasi tersebut.

Informasi terhimpun dilapangan, jika sekitar pukul 04.30 WIB diketahui korban tengah melintas di Jalan Lawu menggunakan sepeda pancal membawa bungkusan sampah yang kemudian di buang di TPS tersebut.

Saat membuang sampah itu, korban nampak terjatuh dan seperti orang kejang-kejang. Di waktu bersamaan, melintas petugas kepolisian dan langsung membawanya ke Rumah Samit Bhayangkara.

Mendapatkan laporan itu, anggota Piket Polsek Pahandut bersama tim Inafis Polresta Palangka Raya yang menerima laporan adanya temuan mayat tersebut segera mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara dan melakukan pendataan terhadap identitas korban.

"Sekitar Pukul 06.30 WIB kami mendapatkan laporan adanya temuan mayat tanpa identitas yang ditemukan di Jalan Lawu, lalu Anggota Piket segera meresponnya dengan mendatangi ke Rumkit Bhayangkara,” kata Kapolsek Pahandut, Kompol Volvy Apriana.

Diterangkan Volvy, kejadian korban ditemukan sekitar Pukul 04.30 WIB, lalu karena diduga korban masih bisa terselamatkan, dibawa ke UGD Rumkit Bhayangkara oleh Anggota Ditsamapta Polda Kalteng dan segera mendapatkan perawatan namun korban dinyatakan meninggal dunia.

"Untuk identitasnya baru kita ketahui sekitar pukul 10.00 WIB, saat keluarga korban mendatangi Rumkit Bhayangkara, dan menyatakan memang korban berinisial NV (40) warga Jalan Krakatau, Kelurahan Palangka,” terangnya.

Lanjutnya, saat ini masih dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab dari kematian korban tersebut. Saat ini pihak keluarga telah mengetahui kejadian itu.

“Tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Untuk penyebabnya masih dilakukan penyelidikan,” tukasnya. (rk/sb)