Komisi IV DPRD Kotim Tanyakan Kepastian Maskapai Penerbangan Rute Sampit-Surabaya
SB, SAMPIT - Ketua Komisi IV DPRD Kotim Muhammad Kurniawan mengatakan, isu minimnya penerbangan dari Bandara Haji Asan Sampit tentu perlu ditanggapi serius oleh pihak pemerintah daerah setempat.
Hal ini dikatakannya sebab rute penerbangan Sampit-Surabaya di Bandara Haji Asan Sampit ditiadakan sementara waktu karena ada perawatan pesawat.
"Harus ada langkah-langkah konkret. Kami komisi IV, masyarakat hingga kalangan pengusa sangat menyayangkan kejadian ini. Apalagi higga tidak beroperasi sama sekali Sampit-Surabaya yang hampir seminggu,” kata Muhammad Kurniawan, Senin (23/7/2024).
Ia mempertanyakan keseriusan Pemkab Kotim terkait adanya kemunduran di penerbangan Kotim, pasalnya dirinya menilai hal ini sudah sangat merugikan sebagian masyarakat dan pengusaha di wilayah setempat.
"Kasihan tadinya mereka tujuan ke Surabaya harus transit dulu ke Jakarta, harga tiketnya lebih mahal lagi. Maskapai tidak perlu khawatir terkait penumpang, karena penumpang dari Kotim sangat besar,” jelasnya.
Lanjutnya, tentu ini tantangan serius bagi pemerintah daerah. Pihaknya dari komisi IV mempertanyakan dan penumpang pun butuh kepastian terbang, jangan sampai sudah jadwal terbang tapi batal.
Sementara itu, Plt Dishub Kotim Rody Kamislam sebelumnya mengatakan, rute penerbangan Sampit-Surabaya di Bandara Haji Asan Sampit ditiadakan sementara waktu karena ada perawatan pesawat.
Pihaknya pun memaklumi kebijakan dari pihak Maskapai untuk menghentikan sementara operasional pesawat yang sedang dalam proses maintenance, karena hal ini sangat penting untuk menjamin keselamatan penerbangan. (f1/sb)