seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Kecamatan Jekan Raya Marak Terjadi Karhutla

by Redaksi - Tanggal 30-07-2024,   jam 10:34:59
Petugas ketika sedang melakukan pemadaman di lokasi kebakaran hutan dan lahan, belum lama ini. (FOTO:ISTIMEWA) Petugas ketika sedang melakukan pemadaman di lokasi kebakaran hutan dan lahan, belum lama ini. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Memasuki musim kemarau, Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Palangka Raya koan menjadi-jadi dalam satu pekan terakhir ini.

Data yang dihimpun dari Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC-BPBD) Palangka Raya dalam satu dapat terjadi tiga kebakaran lahan di lokasi yang berbeda-beda.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Palangka Raya, Heri Fauzi mengatakan, bahwa peristiwa kebakaran lahan terjadi terakhir pada 28 Juli 2024 kemarin di Jalan Mahir Mahar Km 8, Kecamatan Jekan Raya.

“Di lokasi ini luasan lahan yang terbakar mencapai 0,5 hekatre,” katanya, Senin (29/7/2024).

Sedangkan di pada 27 Juli 2024, kebakaran terjadi di Jalan Tunis Duan, Rubetson Dese, dan Hiu Putih XXI A dengan total luasan lahan sekitar 0,94 hektare.

“Sepanjang Juli 2024 ini tercatat sedikitnya sudah terjadi sekitar 27 kasus kebakaran hutan dan lahan dengan luasan lahan yang terbakar itu sekitar 10,35 hektare,” urainya

Dijelaskannya, peristiwa itu paling banyak terjadi di wilayah Kecamatan Jekan Raya dengan total 20 kejadian. Kemudian disusul Kecamatan Sabangau dengan 4 kejadian, Kecamatan Pahandut 2 kejadian, Kecamatan Bukit Batu 1 kejadian dan Kecamatan Rakumpit masih nol kejadian.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, seperti membakar sampah di lahan terbuka.

"Masyarakat juga diminta untuk segera melaporkan jika melihat titik api atau asap di sekitar lingkungan mereka," pungkasnya. (rk/sb)