seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Pj Bupati Lamandau Buka Festival Babukung 2024

by Redaksi - Tanggal 08-08-2024,   jam 02:27:00
PJ Bupati Kabupaten Lamandau, Lilis Suriani usai membuka Festival Babukung Tahun 2024. (FOTO: SEPUTAR BORNEO) PJ Bupati Kabupaten Lamandau, Lilis Suriani usai membuka Festival Babukung Tahun 2024. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)

SB, NANGA BULIK - Penjabat (Pj) Bupati Lamandau, Lilis Suriani dan Fahmy Akmal Direktur pengembangan sumberdaya manusia ekonomi kreatif Kementerian RI, Direktur ops Muri Jakarta Yusuf Ngadri, dan Kepala dinas Pariwisata Lamandau Hendroplin membuka secara resmi Festival Babukung tahun 2024, di Bundaran Rusa kota Nanga Bulik Kabupaten Lamandau, Kamis (8/8/2024). 

Kepala dinas Pariwisata Lamandau Hendroplin dalam sambutannya mengatakan Festival Babukung merupakan dari dua event pariwisata di Kalimantan Tengah, dimana masuk dalam Kharisma event nasional 2004 Kementerian Republik Indonesia.

"Harus dipertahankan yang paling utama dari sisi peningkatan angka pengunjung, serta menjadi pengungkit promosi pariwisata Lamandau," katanya.

Tema Festival Babukung Tahun 2024 adalah "menjaga tradisi merawat bumi mengarungi era digitalisasi" tema tersebut diaplikasikan pada ragam kegiatan yang mencerminkan penilaian tradisi Tata kelolaan yang ramah lingkungan. 

"Festival Babukung 2024 diikuti 8 Kecamatan dengan jumlah peserta 1669 peserta dari kategori umum, yang akan berlangsung selama 3 hari mulai tanggal 8 Agustus - 10 Agustus 2024 bertempat di dua lokasi yaitu Bundaran Rusak dan Alun-alun Kota Nanga Bulik," tandasnya.

Sementara Penjabat (Pj) Bupati Lamandau, Lilis Suriani mengatakan Festival Babukung 2024 merupakan event tahunan yang kembali terpilih sebagai salah satu dari 110 event unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia atau Kharisma event nasional 2024.

"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi Wahana untuk menumbuhkan semangat dan motivasi kita dalam menggali melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai budaya yang hidup tumbuh dan berkembang dalam kehidupan masyarakat budaya leluhur," jelasnya.

Lanjutnya, Festival Babukung ini juga mendukung program pemerintah pusat untuk Kementerian Pariwisata dan Ekonomi kreatif Republik Indonesia dapat memberikan hasil yang optimal dan meningkatkan taraf perekonomian masyarakat.

"Dan mengajak kita semua untuk saling tahu membangun dalam upaya meningkatkan pertumbuhan industri pariwisata Kususnya di Kabupaten Lamandau yang berbasis budaya dan lingkungan hidup," tegasnya. (by/sb)