Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

Waspada Ancaman Karhutla Meski Masih Ada Hujan

Redaksi 10-08-2024, 06:17 WIB 2 menit baca
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Marudin
Anggota DPRD Kabupaten Kotim, Marudin

SB, SAMPIT - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Derah Kotawaringin Timur (Kotim) Marudin, mengingatkan masyarakat dan petugas didaerah itu untuk tetap waspada terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meskipun musim kemarau kali ini diselingi dengan turunnya hujan.

"Walau cuaca panas kemudian tiba-tiba hujan, padahal kita sedang memasuki musim kemarau, kewaspadaan harus tetap dijaga," kata Marudin, Jumat (9/8/2024).

Dirinya menekankan, pentingnya kesiapsiagaan dari seluruh pihak, termasuk anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), petugas pemadam kebakaran, lintas instansi dan masyarakat dalam menghadapi ancaman potensi karhutla ini.

Kendati demikian, Marudin mengakui juga merasa bersyukur karena di tengah musim kemarau yang panas, masih ada hujan yang sesekali turun sehingga ancaman karhutla tidak terlalu parah. 

"Kita patut bersyukur ditengah kemarau yang panas ini masih ada terdapat hujan, sehingga karhutla tidak terlalu parah. Semoga cuaca tetap aman dan petugas bisa terus mengatasi karhutla yang belakangan terjadi," ungkapnya.

Politisi partai PKB ini, mengingatkan bahwa karhutla sering kali terjadi karena adanya tindakan pembakaran yang disengaja, yang kemudian meluas akibat cuaca panas dan kondisi lahan yang kering. Oleh karena itu, Marudin mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan, terutama di musim kemarau seperti sekarang.

"Karhutla biasanya terjadi karena ada yang sengaja membakar, lalu api meluas karena cuaca panas dan kondisi semak yang kering. Maka dari itu, mari kita jaga bersama lingkungan kita dan hindari tindakan yang dapat memicu karhutla," tegasnya.

Menurutnya, Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak ini, Marudin berharap potensi karhutla dapat diminimalisir sehingga dampak negatifnya tidak meluas dan dapat segera ditangani oleh petugas yang berwenang. 

"Mari kita bahu membahu untukmenciptakan daerah kita tetap kondusif dan juga kita cegah Karhutla ini," demikian Marudin.

Adapun diketahui, meski Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika telah memperkirakan potensi hujan pada Agustus ini akan semakin sering terjadi, namun kebakaran lahan di Kotim masih sering terjadi. Kondisi ini membuat potensi dua bencana sekaligus sangat besar di daerah itu.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotawaringin Timur Multazam mengungkapkan berdasarkan pantauan satelit yang dikeluarkan BMKG ada sejumlah hotspot atau titik panas yang terpantau. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard