Petugas BPBD menerjunkan mobil untuk membersihkan jalan yang licin. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, NANGA BULIK - Telah terjadi tumpahan minyak CPO (Crude Palm Oil) di Jalan Trans Kalimantan, Desa Kujan menuju Kotawaringin Barat, Pangkalan Bun, Selasa (17/9/2024).
Terlihat Tim Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Lamandau (BPBD) dengan armada mobil pemadam kebakaran dengan sigap turun membersihkan tumpahan CPO di badan jalan agar tidak menimbulkan korban jiwa, diketahui minyak CPO ini tumpah ke jalan karena kran dari tangki truk pengangkut CPO tidak berfungsi dengan baik.
Ardi supir truk CPO KH 9261 RB menerangkan, dirinya tidak mengetahui bahwa minyak CPO itu tumpah ke aspal dirinya mengetahui setelah melihat kaca spion, diketahui tumpahnya minyak CPO disebabkan oleh kran dari tangki truk pengangkut tidak berfungsi dengan baik, dan hanya terikat menggunakan karet ban.
Kapolres lamandau AKBP Bronto Budiyono saat di jumpai oleh awak media mengimbau kepada para pelaku dunia usaha perkebunan di kabupaten Lamandau terutama yang mempunyai PKS dan angkutan CPO mengingat kontur jalanan di wilayah Kabupaten Lamandau ini berkelok-kelok, tanjakan, turunan dan berlobang sehingga bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan.
"Kami mengimbau apabila mengangkut bahan minyak CPO agar benar-benar dicek dikunci dan dipastikan tidak bisa tumpah ke jalan, sehingga bisa mengakibatkan kecelakaan bagi pengguna jalan lainnya," ungkapnya.
Saat ini anggota Satlantas polres Lamandau meluncur ke TKP untuk mengatur Jalannya lalulintas kendaraan supaya para pengguna jalan agar berhati-hati supaya tidak terjadi kecelakaan.
"Mengingat minyak tersebut yang tumpah di jalan licin l, sehingga apabila kena ban kendaraan roda dua pasti akan tergelincir hingga mengakibatkan kecelakaan," tukasnya.
Bagi kendaraan yang akan melewati jalur lintas Trans Kalimantan desa kujan, dihimbau agar berhati-hati, dan mengikuti arahan dari petugas kepolisian agar perjalanannya aman dan selamat. (by/sb)