Halikinnor-Irawati saat mencabut dan mendapatkan nomor urut 1 pada Pilkada Kotim 2024. (FOTO:ABU)
SB, SAMPIT - Pasangan Harati (Halikinnor-Irawati) kembali mendapat nomor satu dalam kontestasi kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), pasangan petahana ini optimistis bisa lanjut ke periode kedua.
“Alhamdulillah pasangan Harati mendapat nomor urut satu, karena hasil pemilu itu tidak ada yang kedua hanya satu. Artinya kami satu kali lagi memiliki memimpin Kotim dengan nomor satu,” kata Halikinnor di Sampit, Selasa (24/9/2024).
Pasangan Harati mengaku senang mendapat nomor urut satu yang diharapkan menjadi nomor keberuntungan seperti pada Pilkada Kotim 2020, keduanya juga mendapat nomor urut satu dan keluar sebagai pemenang kontestasi.
“Kami Halikinnor dan Irawati dengan jargon Kotim Harati dengan nomor urut satu dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, mencalonkan diri kembali sebagai bupati dan wakil bupati Kotim untuk periode 2025-2030,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan, pasangan Harati pada masa periode pertama telah melalui banyak tantangan dalam mengemban tugas dan amanah rakyat di Kotim
Mulai dari wabah COVID-19 yang berimbas pada keterbatasan anggaran dan pada hajat hidup masyarakat, keuangan daerah, DAU, DAK dan beban hutang daerah yang mereka hadapi tentunya tidak mudah dilalui.
Namun, dengan semangat bersama dalam bingkai habaring hurung dan berlandaskan falsafah “huma betang” pasangan Harati dan seluruh elemen masyarakat yang bahu membahu, mampu bertahan dan bergerak maju.
Capaian pembangunan infrastruktur jalan dan pemerataan pembangunan di wilayah utara, listrik masuk desa, serta pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan daerah hingga Kotim mampu mempertahankan dan meraih prestasi predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 10 kali berturut-turut dari BPK RI.
“Tanpa kerjasama kita semua serta bimbingan dan ridho Allah SWT tentu itu semua tidak akan tercapai,” ujarnya.
Berlandaskan pada keinginan untuk melanjutkan membangun Kotim yang lebih adil, seluruh masyarakat mendapatkan haknya secara merata, lebih makmur, dengan peningkatan ekonomi yang inklusif dan merata.
Mewujudkan Kotim lebih lestari, yang berarti menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan, dan lebih berkeadaban, yang mengutamakan nilai-nilai moral, budaya, dan etika dalam kehidupan bermasyarakat.
Kemudian, dengan tekad yang kuat untuk melanjutkan program-program pembangunan yang telah berjalan dan mewujudkan visi, pasangan Harati memantapkan diri untuk kembali berlaga di kontestasi Pilkada Kotim 2024.
“Kami pasangan harati dengan nomor urut satu akan melanjutkan, menuntaskan, serta mewujudkan visi dan misi yang kita sudah rintis bersama pada periode sebelumnya, dengan berbekal pengalaman serta dukungan kita semua,” ujarnya.
Sementara itu, Irawati sebagai calon wakil bupati, mengaku merasa terhormat dapat melanjutkan tugas mulia ini bersama Halikinnor.
Bersama-sama keduanya bertekad untuk terus mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Fokus kami bukan hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pada pembangunan sosial yang memberdayakan masyarakat, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi rakyat,” sebutnya
Pihaknya juga ingin memastikan bahwa seluruh program kerja akan menyentuh semua lapisan masyarakat, terutama kaum perempuan, pemuda, dan kelompok rentan.
Dengan membangun kapasitas SDM yang lebih baik, ia yakin Kotim akan menjadi daerah yang maju dan sejahtera, tanpa meninggalkan nilai-nilai kebudayaan dan lingkungan.
Deklarasi kampanye damai yang dilaksanakan setelah pengundian nomor urut pun diharap menjadi awal perjalanan bersama yang harus dijaga dengan sportivitas dan kedamaian serta penuh dedikasi dan semangat.
Ia juga berharap, seluruh pihak, termasuk para calon lain, juga dapat mengedepankan etika politik yang baik, sehingga masyarakat dapat memilih pemimpin yang terbaik bagi daerah ini dengan suasana yang kondusif.
“Kita ingin memberikan contoh bahwa pemilu di Kotim adalah pesta demokrasi yang benar-benar menghadirkan kedamaian dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat," tutup Irawati. (f1/sb)