Tabel pembangunan infrastruktur
SB, SAMPIT - Sejak pasangan Halikinnor-Irawati atau dikenal dengan Harati sebagai bupati dan wakil bupati Kotawaringin Timur (Kotim) membangun banyak infrastruktur di Kabupaten Kotim.
Pembangunan tersebut dirasakan oleh Enda warga Desa Bajarau, Kecamatan Parenggean. Oleh karena itu, Enda mengapresiasi kinerja Harati saat memimpin.
"Saat periode Sopian Hadi, kita dibangunkan rumah sakit umum di Parenggean. Namun jalannya masih rusak menuju rumah sakit. Zamannya Pak Halikin sudah di agregat sekarang. Dari pertigaan ke Desa Bajarau juga sudah di aspal,” ungkap Enda saat diwawancarai, Jumat (27/9/2024).
Dirinya mengaku bertahun-tahun jalan dari pertigaan simpang Parenggean menuju Desa Bajarau masih tanah dan berkelikir kecil. Dan saat hujan turun jalan itu becek dan sering dialirin genangan air yang membuat warga setempat tidak nyaman saat berkendara.
"Jalan dari Simpang waktu itu ditinjau pembangunannya oleh pak Halikinnor dan ibu wakil. Walaupun bertahap pekerjaannya setidaknya sudah berproses hingga saat ini,” jelansya.
Sebelumnya Halikinnor membeberkan sederet capaian pembangunan jalan dan jembatan yang dilaksanakan dalam kepemimpinan Harati selama 5 tahun.
Calon Bupati Kotim Halikinnor tersebut mengatakan, setidaknya terdapat ratusan ruas jalan dan jembatan saat Harati memimpin Kotim selama 5 tahun ini.
"Dalam perjalanan Kepemimpinan kami bahwa pendekatan pembangunan yang kita terapkan salah satunya prioritas infrastruktur baik di dalam Kota Sampit maupun penghubung di daerah pelosok,” kata Halikinnor.
Halikinnor menjelaskan, salah satu keberpihakan pada infrastruktur di Kotim tampak pada kepimpinan 5 tahun sebanyak 402 ruas jalan terbangun sepanjang 184,546 m/ 184,6 km.
Selanjutnya, panjang gang terbangun 290 gang terbangun sepanjang 28,279 m/ 28,3 km. Kemudian 5 jembatan baja dengan bentang rata-rata 30 meter periode 2020-2024.
"Total keseluruhan kepemimpinan kami sebanyak 502 ruas jalan terbangun, sebanyak 290 gang terbangun dan 5 jembatan baja,” jelansya.
Untuk tahun 2020, sebanyak 23 ruas jalan terbangun sepanjang 32.946 m dan 2 jembatan rangka baja terbangun dengan bentang 30 meter.
"Pada tahun 2021 sebanyak 110 ruas jalan terbangun sepanjang 30.000 m, 107 gang terbangun sepanjang 9.420 m dan 3 jembatan rangka baja terbangun dengan bentang 30 meter,” ujarnya.
Selanjutnya, pada tahun 2022 sebanyak 155 ruas jalan terbangun sepanjang 76.000 m, kemudian 75 gang terbangun sepanjang 65.200 m.
Kemudian, tahun 2023, 114 ruas jalan terbangun sepanjang 45.600 m, 66 gang terbangun sepanjang 8.459 m, dan 1 jembatan rangka baja terbangun dengan bentang 35 meter.
"Tahun 2024 rencana rekontruksi jalan sebanyak 178 ruas jalan sepanjang 38.600 meter dan rencana rekontruksi 42 gang sepanjang 4200 meter,” tukasnya. (f1/sb)