SB, SAMPIT - Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Rudini Darwan Ali-Paisal Darmasing memilki program unggulan untuk menampung kaum anak muda atau Gen Z.
Seperti yang disampaikan oleh Paisal saat bertemu dan diskusi dengan kaum Generasi Z atau kaum milenial.
Ia menyampaikan, bilamana mereka nanti dipercaya oleh masyarakat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kotim sudah menyiapkan program bagi Gen Z yang baru lulus sekolah tingkat atas maupun lulus kuliah. Hal ini dilakukannya untuk menekan angka pengangguran di wilayah setempat.
“Kabupaten Kotim ini punya peluang yang sangat luar biasa. Namun kalau mereka Gen Z tidak punya peluang bekerja maka kami akan siapkan modal usaha untuk mereka. Nanti angkanya kita akan hitung sesuai kebutuhan," kata Faisal Darmasing saat melakukan diskusi bersama Gen Z, Senin malam (7/10/2024).
Pasangan Rudini-Paisal akan mendorong anak muda terutama Gen Z untuk membuat usaha sendiri. Nantinya pemerintah yang akan bantu dalam modal usaha.
Paisal juga mengakui dirinya paham dengan kondisi Gen Z saat ini dan berjanji akan permudah akses untuk Gen Z. Hal ini juga akan menjadi revisi program unggulan pasangan ini untuk kaum muda.
“Kaum Gen Z ini sebenarnya anak-anak yang kreatif asalkan didorong dan diberikan kesempatan berupa modal untuk mereka berkreasi disana, dengan begitu akan tumbuh kreativitasnya disana. Maka dari itu kami Rudini-Paisal hadir untuk memenuhi keinginan Gen Z," jelasnya.
Dirinya juga menjelaskan, permasalahan utama yang dihadapi Gen Z saat ini adalah ketidakcocokan antara kemampuan atau skill mereka dengan persyaratan di dunia kerja. Namun pihaknya mempunyai solusi dalam mengatasi hal ini dengan menyiapkan ruang ekonomi kreatif bagi segala bidang.
“Permasalahan utama saat ini adalah ketidakcocokan antara persyaratan keterampilan dari pasar kerja dan kompetensi dari pencari kerja yang khususnya para Gen Z. Kita punya solusi untuk mengasah kemampuan mereka. Ada ruang khusus untuk mereka nantinya sesuai skillnya dengan harapan mereka bisa mendapatkan pekerjaan dan angka pengangguran pun dapat teratasi," pungkasnya. (f1/sb)