seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Diterjang Banjir Jembatan Desa Batu Tunggal Putus dan Dua Desa Terisolasi

by Redaksi - Tanggal 11-10-2024,   jam 06:49:37
Kepala Pelaksana BPBD Lamandau Hendikel meninjau jembatan menuju Desa Batu Tunggal dan Desa Nanga Kemujan Kecamatan Bulik Timur Kabupaten Lamandau terputus, pada Jumat (11/10/2024). FOTO: BAYU Kepala Pelaksana BPBD Lamandau Hendikel meninjau jembatan menuju Desa Batu Tunggal dan Desa Nanga Kemujan Kecamatan Bulik Timur Kabupaten Lamandau terputus, pada Jumat (11/10/2024). FOTO: BAYU

SB, NANGA BULIK - Tiga hari terakhir setelah diguyur hujan deras jembatan yang menghubungkan dua desa, yaitu Desa Batu Tunggal dan Desa Nanga Kemujan Kecamatan Bulik Timur Kabupaten Lamandau terputus, setelah pondasi jembatan longsor dan terkikis diterjang banjir akibat hujan deras, pada Jumat (11/10/2024). 

Jembatan ini merupakan penghubung antar desa, sehingga akses warga yang menggunakan kendaraan roda empat terputus total.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau Hendikel membenarkan hal tersebut, saat ini Jembatan yang ambruk di pasang garis pembatas jalan.

Lanjutnya hujan deras terjadi sejak hari Rabu malam tanggal 9 Oktober 2024, sehingga meluapnya air sungai dan arus deras yang menyebabkan jembatan yang menghubungkan Dua desa ambruk. 

"Sehingga ambruknya jembatan penghubung antar desa itu membuat ratusan warga dari dua Desa terisolir " tegas Hendikel.

Hendikel menegaskan upaya yang di lakukan oleh Tim BPBD Kabupaten Lamandau langsung turun ke lokasi untuk melakukan Groundchek dan pemasangan garis pembatas jalan.

Kondisi jembatan saat ini belum bisa di lalui kendaraan dan alternatif jalan tidak ada, Untuk penanganan darurat hasil kesepakatan di lapangan dilakukan melalui CSR perusahaan sekitar.

"Untuk membuat jembatan darurat yang dapat dilalui kendaraan roda 2," pungkasnya. (by/sb)