Ketua Tim Pemenangan HARATI, Angga Aditiya Nugraha saat bertemu dengan anak muda di Kecamatan Kota Besi, Jumat (11/10/2024). (FOTO:TIM HARATI)
SB, SAMPIT - Pasangan Halikinnor-Irawati terus menunjukkan komitmen mereka dalam mengatasi pengangguran di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui terobosan baru, yakni program Youth Career Center.
Inisiatif ini diharapkan menjadi solusi bagi kaum muda yang kesulitan mendapatkan informasi dan akses ke dunia kerja.
Ketua Tim Pemenangan HARATI, Angga Aditiya Nugraha mengatakan, masalah utama yang dihadapi anak muda di Kotim adalah karier. Oleh karena itu, Youth Career Center dirancang untuk memfasilitasi mereka dalam mencari pekerjaan.
“Kami sering berdiskusi dengan kaum muda dan permasalahan terbesar yang mereka hadapi adalah terkait karier. Youth Career Center hadir sebagai solusi untuk membantu mereka,” kata Angga saat acara diskusi santai dengan relawan Harati di Kota Besi, Jumat 11/10/2024).
Ia menjelaskan, Program Youth Career Center akan dikembangkan dalam bentuk aplikasi yang memudahkan akses ke informasi lowongan pekerjaan, baik di sektor swasta maupun lainnya. Aplikasi ini diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja bagi masyarakat, terutama generasi muda.
“Aplikasi ini akan menjadi platform bagi kaum muda untuk menemukan pekerjaan yang sesuai dengan keterampilan mereka, sehingga mereka tidak lagi kesulitan dalam mengakses informasi terkait rekrutmen,” tambah Angga.
Salah satu keunggulan Youth Career Center adalah keterbukaan informasi yang disediakan. Semua kalangan, terutama generasi muda, bisa dengan mudah mengakses peluang kerja yang tersedia di aplikasi ini.
“Kami ingin memberikan akses informasi yang luas kepada kaum muda, agar mereka lebih mudah menemukan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan keahlian mereka,” jelasnya.
Youth Career Center tidak hanya bertujuan untuk mengurangi angka pengangguran, tetapi juga meningkatkan daya saing generasi muda di Kotim. Dengan aplikasi ini, diharapkan kaum muda lebih percaya diri dalam menghadapi tantangan dunia kerja, baik di tingkat lokal maupun nasional.
“Kami ingin generasi muda di Kotim lebih siap dan kompetitif di dunia kerja,” ujar Angga.
Dengan adanya program ini, pasangan Halikinnor-Irawati berharap dapat menciptakan perubahan positif bagi masa depan generasi muda di Kotim serta memberikan kontribusi nyata dalam mengurangi pengangguran.
Melalui Youth Career Center, mereka optimistis angka pengangguran di wilayah tersebut dapat ditekan, dan peluang kerja bagi kaum muda akan semakin terbuka. (f1/sb)