seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Rudini-Paisal Akan Jawab Aduan Warga Soal Jalan Rusak di Parenggean

by Redaksi - Tanggal 15-10-2024,   jam 06:37:05
Warga Parenggean yang mengeluhkan jalan rusak, dan meharapkan kepada Paslon Rudini-Paisal bisa menjawab keluhan warga tersebut saat terpilih. (FOTO:WARGA) Warga Parenggean yang mengeluhkan jalan rusak, dan meharapkan kepada Paslon Rudini-Paisal bisa menjawab keluhan warga tersebut saat terpilih. (FOTO:WARGA)

SB, SAMPIT - Tirta salah satu warga Kecamatan Parenggean mengeluh Jalan Poros menuju ke Kelurahan Parenggean, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) yang masih rusak parah dan becek. Hal ini dikarenakan masih berupa jalan latrit.

Pria 30 tersebut mengatakan, Jalan Poros Parenggean atau Jalan Kali Kasa tidak mendapatkan perhatian yang serius dari pemerintah Kotim. 

Ia menilai dua dari ketiga Paslon itu sudah memimpin di wilayah setempat namun belum ada perubahan yang signifikan. 

"Saya tidak membedakan mas, cuman pemimpin yang belum mendengar aspirasi kami ya paslon Rudini-Paisal. Kalau dua Paslon lain kan sudah jadi pemimpin disini, satu jadi camat dan satu lagi pemimpin kita saat ini tapi dibiarkan begitu saja. Paslon urut 3 belum sama sekali. Jadi harapan kita sepenuhnya kesana," kata Tirta saat di konfirmasi, Selasa (15/10/2024).

Ia menjelaskan, jalan tersebut merupakan akses utama menuju pasar besar dan pusat Kecamatan Parenggean. Sehingga hal ini menjadi sarana jalan yang seharus nya sudah bagus.

"Kami sudah sering sampaikan kepada pemerintah kecamatan. Bahkan anggota dewan Dapil V juga sudah turun ke lokasi. Tapi nyatanya selama ini jalan itu belum pernah diperbaiki. Hanya swadaya masyarakat saja menimbun tanah untuk menutupi lubang jalan," kata Tirta.

Dengan melihat semangat dan visi-misi pasangan Rudini-Paisal yang berkaitan dengan infrastruktur yang merata, dirinya berharap penuh agar jalan tersebut bisa diperbaiki untuk kegiatan ekonomi masyarakat setempat. 

Warga lainnya Abdul Syukur menyampaikan kalau Jalan Kali Kasa yang mengalami kerusakan seperti itu sudah sangat lama karena sering kena banjir. Ditambah kalau sungai pasang jalan akan terendam itulah yang menyebabkankan hancurnya jalan. 

Olehnya itu mereka mengharapkan jalan tersebut bisa cepat di perbaiki.

"Rasanya pemerintah kecamatan sudah pernah mengajukan permohonan perbaikan jalan tersebut untuk mendapatkan perbaikan bukan Cuma perhatian. Tapi hingga saat ini belum direalisasikan," kata Syukur.

Menanggapi hal ini juru bicara Rudini-Paisal M Kurniawan mengatakan, terkait infrastruktur pihaknya akan melakukan kolaborasi bersama pihak swasta, provinsi hingga ke Pusat.

"Yang jelas memang kita melihat postur APBD kita. Sebenarnya ini kita bisa siasati dengan pertama kita memiliki DBH Sawit karena daerah disana penghasil sawit terbesar di Kotim. Jadi program Rudini-Paisal ada wilayah yang memang khusus untuk dilakukan perbaikan infrastruktur karena penyumbang PAD lebih banya," papar M Kurniawan. 

Kurniawan menilai, Kecamatan Parenggean bukan lagi kecamatan yang sepi tetapi sudah menjadi kecamatan yang cukup maju di Kotim. Namun jalan daerah belum tersentuh sama sekali untuk dilakukan perbaikan.

"Selama ini hanya jalan provinsi saja yang menjadi perhatian sedangkan jalan menuju ke pusat kecamatan tidak di lirik oleh pemerintah daerah. Olehnya itu program Rudini-Paisal bisa menjawab keluhan masyarakat disana," jelasnya.

Tidak hanya itu pihaknya juga nanti akan berkolaborasi dengan Pemprov dan Pusat dengan tujuan menarik anggaran-anggaran dalam pusat diperuntukannya kemasyarakat hingga pelosok-pelosok di wilayah Kabupaten Karawang Timur. (f1/sb)