seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Kamar Tahanan Wanita Digeledah Petugas Lapas Sampit, Ciptakan Zero Halinar

by Redaksi - Tanggal 21-10-2024,   jam 04:09:36
Petugas Lapas Sampit kembali melaksanakan razia blok hunian dan badan tahanan wanita. (FOTO:LAPAS SAMPIT) Petugas Lapas Sampit kembali melaksanakan razia blok hunian dan badan tahanan wanita. (FOTO:LAPAS SAMPIT)

SB, SAMPIT – Komitmen bersih dari barang terlarang masuk hunian  warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit kembali melaksanakan penggeledahan blok hunian dan badan tahanan tahanan perempuan.

Deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan serta mendukung program Zero Halinar (handphone, pungli dan Narkoba) langkah rutin dilakukan Lapas Sampit, seperti pada Minggu (20/10/2024) pukul 19:20 WIB hingga selesai.

Razia yang dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP) Sampit, Tamrin Simamora, melibatkan petugas yang memeriksa setiap kamar hunian secara menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan dengan teliti untuk menemukan barang-barang terlarang yang berpotensi memicu gangguan keamanan dan ketertiban.

Dalam keterangannya, Tamrin Simamora menyatakan bahwa razia ini bertujuan menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari barang-barang yang melanggar aturan.

"Kegiatan ini sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas. Deteksi dini seperti ini dapat membantu mencegah gangguan yang lebih besar serta menjaga lingkungan tetap kondusif," ujarnya.

Hasil razia menunjukkan adanya sejumlah barang terlarang yang berhasil ditemukan, termasuk tiga buah handphone, enam buah stop kontak atau kabel rakitan, lima buah charger dan tiga buah earphone.

Barang-barang tersebut dinilai berbahaya karena berpotensi digunakan untuk kegiatan ilegal, seperti komunikasi tanpa pengawasan dan penggunaan listrik yang tidak aman. Semua barang tersebut diamankan oleh petugas untuk tindakan lebih lanjut sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kepala Lapas Kelas IIB Sampit, Meldy Putera menekankan, pentingnya razia rutin dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas.

"Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendeteksi dini potensi gangguan keamanan dan menciptakan lingkungan yang bebas dari halinar. Kami akan terus meningkatkan pengawasan serta melakukan razia secara berkala," jelasnya.

Selain menjaga keamanan, razia ini juga bertujuan untuk meningkatkan disiplin Warga Binaan. Lapas Sampit berkomitmen untuk terus membina seluruh WBP agar siap bertransformasi menjadi pribadi yang lebih baik setelah masa pidana selesai. Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah progresif Lapas untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang tertib, aman, dan kondusif bagi pembinaan WBP. (sb)