seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Polisi Terus Selidiki Maraknya Teror Pembakaran Rumah Kosong

by Redaksi - Tanggal 24-10-2024,   jam 12:40:24
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Boy Herlambang ketika diwawancara oleh awak media. (FOTO:SEPUTAR BORNEO) Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Boy Herlambang ketika diwawancara oleh awak media. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA – Warga Palangka Raya sempat dihebohkan oleh dugaan kasus pembakaran rumah kosong di kawasan Jalan Beliang IX pada Senin (14/10/2024) kemarin.

Di lokasi kejadian, ditemukan sebuah ban sepeda motor yang diduga kuat digunakan sebagai alat untuk membakar rumah tersebut. Kejadian ini memicu kekhawatiran warga karena kasus kebakaran rumah kosong sudah beberapa kali terjadi di wilayah Kota Palangka Raya.

Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Boy Herlambang menyatakan bahwa pihaknya hingga kini masih terus melakukan penyelidikan intensif terkait insiden tersebut.

“Untuk kasus ini, Satreskrim Polresta Palangka Raya masih terus melakukan penyelidikan. Kami akan berupaya keras mencari dan menangkap pelakunya,” ujar Kombes Pol Boy Herlambang saat dimintai keterangan oleh tim Seputar Borneo, Kamis (24/10/2024).

Sebelumnya, jajaran Polresta Palangka Raya dan Polsek Pahandut berhasil mengamankan dua pelaku pembakaran rumah kosong. Kedua pelaku yang masih di bawah umur tersebut kini tengah menjalani proses hukum. Namun, meski pelaku telah diamankan, aksi pembakaran rumah kosong masih terus terjadi, menimbulkan keresahan yang mendalam bagi masyarakat Kota Palangka Raya.

“Untuk masalah adanya jaringan atau komplotan lain, kami masih terus melakukan penyelidikan mendalam apakah pelaku terhubung dengan jaringan tertentu,” tambah Kombes Pol Boy Herlambang.

Di tengah penyelidikan yang terus berlangsung, Kapolresta Palangka Raya turut mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melaporkan jika melihat kegiatan mencurigakan di lingkungan mereka, baik siang maupun malam hari.

"Tolong segera beritahukan kepada kami jika ada gerak-gerik orang mencurigakan, terutama yang membawa benda seperti ban atau obor. Informasi dari masyarakat sangat penting dan akan sangat membantu kami dalam mengungkap kasus ini," tegasnya. (sb)