seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Tukang Parkir Dadakan di Taman Yos Sudarso Resahkan Masyarakat

by Redaksi - Tanggal 31-10-2024,   jam 02:05:03
Tampak Yos Sudarso menjadi idola masyaralat saat nongkrong di malam hari. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA - Taman Yos Sudarso dikenal sebagai tempat yang nyaman untuk warga bersantai, menikmati suasana hijau, dan melepas penat. Namun, belakangan ini masyarakat dibuat resah oleh kehadiran tukang parkir yang dinilai tidak bertanggung jawab dan mengganggu kenyamanan pengunjung.

Januari, salah satu pengunjung taman menyampaikan keluhannya terkait hal ini. Ia menuturkan bahwa pada awalnya, ketika ia dan teman-temannya tiba di taman, tidak ada petugas parkir yang terlihat. Namun saat mereka hendak pulang, tiba-tiba muncul seseorang mengenakan rompi biru yang mengaku sebagai tukang parkir dan meminta bayaran.

“Kemarin kami ke Taman Yos Sudarso buat nongkrong. Awalnya, nggak ada tukang parkir sama sekali. Tapi pas mau pulang, tiba-tiba muncul dari depan TVRI pakai rompi biru dan langsung minta uang parkir,” ujar Januari.

Situasi ini membuat Januari dan teman-temannya terkejut, terutama karena sebelumnya mereka tahu bahwa parkir di Taman Yos Sudarso gratis. Informasi tentang bebas parkir ini telah diumumkan di akun Instagram Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, yang menyatakan, “Taman Yos Sudarso Bebas Parkir”.

"Saya kaget waktu dimintain uang parkir. Soalnya saya juga pernah baca di Instagram kalau parkir di Taman Yos itu gratis, tapi kok sekarang malah disuruh bayar. Dan saya sempat bilang ke tukang parkirnya "bukannya parkir disini gratis ya", tetapi tukang parkirnya malah bilang "saya juga bayar kepemerintah 3 juta" kata tukang parkir," lanjut Januari.

Kondisi ini menimbulkan kekecewaan bagi warga yang datang ke taman dengan harapan bisa bersantai tanpa dikenakan biaya tambahan. Pengunjung merasa terganggu dan berharap pemerintah atau pihak terkait dapat menertibkan praktik parkir liar ini.

"Ya saya berharap tidak ada lagi yang seperti itu lah, itu terkesannya malah seperti malak, soalnya habis saya kasih duit parkir orangnya langsung kabur dan tidak menjaga motornya," tutupnya. (sb)