seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Ini Komitmen HARATI Dalam Peningkatan SDM dan Keagamaan di Kotim

by Redaksi - Tanggal 11-11-2024,   jam 01:10:15
Calon Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor saat melaksanakan kampanye ke Kecamatan Cempaga. (FOTO:TIM HARATI) Calon Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor saat melaksanakan kampanye ke Kecamatan Cempaga. (FOTO:TIM HARATI)

SB, SAMPIT - Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor-Irawati, yang dikenal dengan HARATI, berkomitmen terus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah ini. Tidak hanya dari sektor pendidikan, tetapi juga pembekalan secara agama akan diberikan perhatian khusus.

Halikinnor menyatakan, HARATI berkeinginan untuk membangun rumah ibadah di beberapa wilayah di Kotim dan meningkatkan insentif bagi guru mengaji.

"Saya berkomitmen untuk terus memperjuangkan insentif guru mengaji. Ini juga sudah kita lakukan dan sudah berjalan saat kami memimpin, bukan baru saat inisaja," kata Halikinnor, Senin (11/11/2024)

Dipaparkannya, selama kepemimpinan HARATIperiode pertama, telah dialokasikan dana sebesar Rp 1,8 Miliar untuk memberikan insentif kepada 1.000 guru ngaji non-Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kotim.

"Setiap tahunnya, seribu guru ngaji menerima insentif sebesar Rp 1,8 juta per orang," ucap Halikinnor.

Diungkapkannya pula, rencana untuk meningkatkan jumlah insentif itu pada tahun depan menjadi antara Rp 2,5 juta hingga Rp 3 juta per orang, tergantung pada kemampuan anggarankeuangan daerah.

"Jika ada guru ngaji non-PNS yang belum terdaftar, kami mengimbau untuk segera melaporkan diri," tambah Halikinnor.

Selain itu, Halikinnor juga mengungkapkan bahwa mereka telah membentuk asosiasi khusus bagi guru mengaji. Tujuannya adalah untuk mempermudah komunikasi antara pemerintah daerah dan para guru ngaji, agar berbagai masalah yang mereka hadapi dapat segera diatasi.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati, menekankan pentingnya peran pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama dalam hal pembangunan infrastruktur dan fasilitas umum.

"Kami menyadari bahwa untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat, pembangunan infrastruktur yang memadai sangatlah penting. Itulah mengapa program-program kami berfokus pada peningkatan akses dan fasilitas yang merata di seluruh wilayah Kotim," ujarnya.

Irawati juga mengungkapkan, dalam pertemuan dengan masyarakat di Cempaka Mulia Barat dan Cempaka Mulia Timur, Kecamatan Cempaga pada Selasa (5/11/2024) lalu, dirinya menerima aspirasi mengenai perlu dukungan untuk pengembangan Masjid Jamiatul Islamiyah dan penyediaan peralatan fardhu kifayah.

"Kami mendengar dengan penuh perhatian apa yang menjadi harapan dan keluhan masyarakat disini. Jika kami diberi amanah, kami akan berusaha mewujudkan perbaikan infrastruktur dan pelayanan yang lebih baik di daerah ini," pungkasnya. (f1/sb)