seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Debat Kedua, HARATI Tegas Berikan Jawaban Soal Investasi Peningkatan PAD

by Redaksi - Tanggal 13-11-2024,   jam 06:04:19
Debat Kedua, HARATI Tegas Berikan Jawaban Soal Investasi Peningkatan PAD Debat Kedua, HARATI Tegas Berikan Jawaban Soal Investasi Peningkatan PAD

SB, SAMPIT - Dalam debat kedua yang diselenggarakan oleh komisi pemilihan umum Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Paket HARATI (Halikinnor- Irawati) mendapatkan pertanyaan terkait investasi pemerintah daerah untuk peningkatan PAD dan mengurangi bantuan dari APBN untuk pembangunan daerah.

Menanggapi pertanyaan ini calon bupati Kotim Halikinnor dengan tegas menyampaikan bahwa dalam rangka meningkatkan PAD pemerintahan HARATI sudah menjalankan dengan bekerjasama dengan beberapa perusahaan swasta di daerah setempat.

"Hal ini pertama, kami sudah bekerjasama dengan PT Bumi Resik dalam membangun pengelolaan limba medis yg dilaksanakan di KM 14 yang nantinya itu akan menjadi profit bagi hasil untuk daerah," kata Halikinnor, Rabu (13/11/2024).

Berikutnya, Pemkab Kotim punya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Habaring Hurung yang saat ini sedang bekerjasama dengan pihak ketiga untuk menjalankan dermaga yang 28 tahun mangkrak dan sekarang sudah menghasilkan Rp 500 juta per tahunnya.

Tidak hanya itu pihaknya juga sudah bekerjasama dengan PT KSS Surabaya untuk mengeruk alur Sungai Mentaya yang nantinya akan dibangunnya tol sungai untuk penyebaran.

"Dengan adanya tol sungai tersebut maka PAD kita akan menigkat dari pajak retribusi daerah. Dan tidak hanya itu pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat setempat juga otomatis ikut meningkat," jelansya.

Lanjutnya Halikinnor, dalam rangka PAD pemerintahan HARATI juga sudah punya terobosan aplikasi baru untuk pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), dimana pemilik tanah di Kotim bisa melakukan pembayaran jarak jauh.

"Yang sebelumnya tidak bayar PBB sekarang sudah bisa membayar melalui platfrom Bapenda Kotim. Jadi dimanapun berada pemilik tanah bisa membayar PBB. Dengan kewajiban mereka tunaikan maka PAD kita akan terus bertambah," ujarnya.

Sementara itu wakil bupati Kotim Irawati mengatakan salah satu terobosan PAD kita dan sejalan dengan pemberdayaan pelaku UMKM. Seperti berlokasi di terowongan Nur Mentaya, Pelaku UMKM di taman Kota Sampit dengan memberlakukan kegiatan CFD.

"Kegiatan tersebut sudah membawa dampak positif baik dari retribusi parkir, penyewa tenda untuk pelaku UMKM akan meningkatkan pendataan daaerah serta mendorong ekonomi masyarakat," tutupnya. (f1/sb)