seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Lapas Sampit Musnahkan Puluhan Ponsel Hasil Razia

by Redaksi - Tanggal 19-11-2024,   jam 10:59:03
Kalapas Sampit, Meldy Putera saat memimin pemusnahan barang hasil razia dua bulan terakhir. (FOTO:LAPAS SAMPIT) Kalapas Sampit, Meldy Putera saat memimin pemusnahan barang hasil razia dua bulan terakhir. (FOTO:LAPAS SAMPIT)

SB, SAMPIT – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit memusnahkan barang terlarang yang ditemukan dari dalam blok hunian warga binaan, Senin malam (18/11/2024). Ini adalah hasil razia selama dua bulan terakhir yang dilakukan oleh jajaran Lapas Sampit.

Kegiatan tersebut upaya mendukung Program 100 Hari Kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Sebagaimana dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, dan Permenkumham No 6 Tahun 2013 tentang Tata Tertib Lapas dan Rutan, juga sebagaimana Surat Perintah Direktorat Jenderal Pemasayarakatan No:PAS-PK.08.05-714 Tanggal 02 Mei 2023 tentang pelakasanaan langkah progresif sebagai tindak lanjut atas maraknya pengaduan terhadap Lapas/Rutan terkait peredaran narkoba, penipuan online, pungli dan lain-lain di lingkungan pemasyarakatan.

Pemusnahan mengundang APH terkait melaksanakan kegiatan Apel Siaga dan Deklarasi serta Penandatanganan Komitmen Bersama Zero Halinar pada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Sampit.

Barang bukti yang dimusnahkan berupa 55 ponsel, enam sajam rakitan, 40 charger ponsel, 15 buah earphone, 27 terminal rakitan, 4 sendok stainless, sebuah gunting, 2 pemotong kuku, alat cukur, gesper

“Ini adalah tindak lanjut 100 hari program kerja Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Selain itu juga sebagai langkah dari Lapas Sampit menciptakan Zero Halinar. Dan kita mengundang TNI dan Polri dalam pemusnahan,” ungkap Kalapas Sampit, Meldy Putera.

Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan ponsel dipegah menggunakan palu, dengan harapan ini menjadi pelajaran bagi warga binaan.

“Kami terus berkomitmen agar Lapas Sampit benar-benar bersih, kami pun tidak pernah lelah melakukan razia,” tuturnya. (sb)