Tampak petugas melakukan pemadaman kobaran api yang melahap rumah warga. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
SB, PALANGKA RAYA - Pasca pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, kebakaran kembali terjadi di kawasan pemukiman Kota Palangka Raya. Sebuah rumah kosong yang terletak di Jalan Rajawali II C dilalap si jago merah pada Minggu (1/12/2024) dini hari, sekitar pukul 00.20 WIB.
Bangunan yang sebagian besar berbahan kayu itu terbakar dengan cepat, membuat warga sekitar panik dan keluar rumah untuk menyelamatkan diri. Kobaran api yang membesar memancarkan cahaya menyala di tengah malam, memicu kekhawatiran di lingkungan sekitar.
Menurut keterangan Sucipto, petugas Rescue Damkar Kota Palangka Raya, rumah tersebut dalam kondisi kosong tanpa penghuni.
"Rumah ini dalam keadaan kosong, murni kosong. Rumah ini dominan berbahan kayu, meskipun bagian depannya terbuat dari beton," jelas Sucipto saat berada di lokasi kebakaran.
Setelah menerima laporan dari warga, tim gabungan yang terdiri dari Damkar Kota Palangka Raya, TNI, Polri, BPBD, serta sejumlah relawan segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api. Upaya pemadaman berlangsung selama 45 menit sebelum akhirnya api berhasil dijinakkan.
"Kami berhasil memadamkan api kurang lebih sekitar 45 menit. Bersyukur tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini," tambah Sucipto.
Meski tidak ada korban jiwa, peristiwa ini kembali menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat Palangka Raya. Pasalnya, 60 persen bangunan yang terbakar akhir-akhir ini adalah berbahan kayu.
"Untuk penyebab dari kebakaran ini, kami serahkan kepada pihak kepolisian untuk penyelidikan lebih lanjut. Namun memang benar, mayoritas rumah yang terbakar di Palangka Raya berbahan kayu, sekitar 60 persen," tutup Sucipto. (sb)