seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Warga Keluhkan Pelican Crossing di Bundaran Besar Palangka Raya Tidak Berfungsi

by Redaksi - Tanggal 16-12-2024,   jam 09:20:46
Pelican crossing yang dipasang di Bundaran Besar Kota Palangka Raya beberapa waktu lalu. (FOTO:SEPUTAR BORNEO) Pelican crossing yang dipasang di Bundaran Besar Kota Palangka Raya beberapa waktu lalu. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA - Pelican crossing yang dipasang di Bundaran Besar Kota Palangka Raya beberapa waktu lalu dilaporkan mengalami kendala pada Minggu (15/12/2024) malam.

Lampu pengatur penyeberangan tersebut terlihat mati dan tidak berfungsi, menyulitkan masyarakat yang hendak menyeberang jalan di kawasan tersebut. 

Erwin, salah satu pengunjung di Bundaran Besar, menyampaikan kekecewaannya atas kondisi ini. Menurutnya, pelican crossing seharusnya mempermudah masyarakat untuk menyeberang jalan dengan aman, tetapi kini justru tidak bisa digunakan. 

"Cukup mengecewakan, karena fungsi lampu tersebutkan untuk membantu para pengunjung yang ingin menyeberang, tetapi malah tidak dapat difungsikan sebagaimana mestinya," ujar Erwin. 

Ia juga berharap agar pemerintah kota segera mengambil tindakan untuk memperbaiki fasilitas tersebut. Menurutnya, pelican crossing yang berfungsi dengan baik dapat meningkatkan keselamatan pejalan kaki dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung. 

"Semoga ke depannya lampu tersebut dapat berfungsi dengan maksimal, agar masyarakat yang ingin menyeberang merasa lebih terbantu," tambahnya. 

Bundaran Besar Kota Palangka Raya merupakan salah satu ikon kota yang ramai dikunjungi masyarakat, baik untuk rekreasi maupun keperluan lainnya. Kondisi pelican crossing yang tidak berfungsi ini menjadi perhatian karena berdampak pada keselamatan pengguna jalan, terutama pejalan kaki. 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait mengenai kendala pada pelican crossing tersebut. (sb)