seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Satu Keluarga Tewas Terbakar, Sebelum Insiden Kebakaran Sempat Terdengar Suara Cekcok

by Redaksi - Tanggal 03-01-2025,   jam 11:15:27
Tim Gabungan saat mengevakuasi salah satu jasad korban musibah kebakaran di Jalan Ranying Suring. (FOTO:SEPUTAR BORNEO) Tim Gabungan saat mengevakuasi salah satu jasad korban musibah kebakaran di Jalan Ranying Suring. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA - Kasus kebakaran tragis yang merenggut nyawa satu keluarga di Jalan Ranying Suring, Kota Palangka Raya, masih dalam penyelidika. Kebakaran yang terjadi pada Selasa (31/12/24) sore tersebut menewaskan tiga orang, yakni pasangan suami istri dan anak bungsu mereka yang masih berusia 3 tahun.

Ketua RT 04 RW 10, Agus mengungkapkan bahwa korban adalah RPR, seorang anggota kepolisian, MH sebagai ibu rumah tangga dan anak bungsu mereka JAR yang masih berusia tiga tahun.

"Iya, yang meninggal satu keluarga. Kebetulan yang laki-laki itu anggota polisi, yang perempuan ibu rumah tangga dan anaknya yang terakhir baru umur 3 tahun," ujar Agus saat dikonfirmasi melalui telepon WhatsApp, Jumat (3/1/2025).

Menurut Agus, tetangga sering mendengar suara keributan dari dalam rumah tersebut, terutama setelah RPR pulang dari tugas luar kota.

"Memang setelah suaminya datang dari luar kota sering ribut-ribut katanya. Kadang anak-anaknya diungsikan pembantu ke rumah Ketua RT 01," tambahnya. 

Menurut penuturan Agus, sebelum kebakaran terjadi, tetangga mendengar suara keributan dari dalam rumah korban. Pembantu rumah tangga yang bekerja di rumah tersebut sempat membawa tiga anak lainnya ke rumah Ketua RT 01 untuk diamankan. 

"Memang sebelum kejadian kebakaran itu ada ribut katanya, makanya pembantu ini membawa anaknya yang 3 itu diamankan di rumah ketua RT 01. Setelah diamankan lalu terjadi musibah kebakaran itu, jadi pembantunya yang tau pasti kronologinya," ujar Agus. 

JAR sempat dilarikan kerumah sakit terdekat, namun sayangnya akibat luka bakar yang sangat serius, anak berusia tiga tahun tersebut tak dapat diselamatkan. 

Ketiga korban, yakni RPR (ayah), MH (ibu) dan JAR (anak), rencananya akan dimakamkan siang ini, Jumat (3/1/2025).

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti kebakaran tersebut. Dugaan sementara masih dalam penyelidikan. (sb)