seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Belasan Santri Ponpes di Sampit Alami Pelecehan Seksual

by Redaksi - Tanggal 15-01-2025,   jam 07:10:18
ILUSTRASI ILUSTRASI

SB, SAMPIT - Kasus dugaan tindakan pencabulan terhadap belasan santri di Sampit yang dilakukan oleh pelaku inisial R kini telah mendapat respon langsung dari pimpinan pondok pesantren, pada Rabu 15 Januari 2025.

Dari pengakuan pimpinan Ponpes inisial M pihaknya telah memberikan saksi tegas terhadap pelaku dengan cara mengeluarkan pelaku R dari pesantren. Diketahui pelaku merupakan santri kelas XII di ponpes tersebut.

"Kami sudah mengeluarkan pelaku dari pesantren untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum," ungkap pimpinan ponpes.

Menurutnya tindakan tegas ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab pihaknya dalam menjaga marwah pesantren yang notabenenya adalah tempat menimba ilmu pengetahuan terutama agama dan sangat bertolak belakang terhadap apa yang diperbuat pelaku.

"Saya sangat menyayangkan peristiwa ini mengingat bertolak belakang dengan ajaran agama yang selalu diajarkan oleh kami," bebernya.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan juga meningkatkan keamanan di wilayah ponpes, M mengatakan akan memperketat pengawasan dan penjagaan terhadap santri guna tidak terulang kembali peristiwa semacam ini.

"Saya akan menambah personil keamanan untuk melakukan pengawasan terhadap para santri kedepannya," katanya.

Adapun terkait dengan kasus pencabulan yang dilakukan oleh R terhadap belasan orang santri yang merupakan anak didiknya, ia menegaskan bahwa diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas tindakan pelaku.

"Kami serahkan semuanya kepada pihak yang berwajib guna pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya," pungkasnya. (f1/sb)