seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Tak Terima Ditegur, Pelaku Tembak Korban Gunakan Senapang Angin

by Redaksi - Tanggal 30-01-2025,   jam 10:56:00
Kepolisian saat tiba dilokasi kejadian penembakan korban menggunakan senapang angin. (FOTO:POLISI) Kepolisian saat tiba dilokasi kejadian penembakan korban menggunakan senapang angin. (FOTO:POLISI)

SB, PANGKALAN BUN – Diduga tak terima ditegur, seorang pria berinisial SP tembak rekannya bernama Mustofa (32) menggunakan senapang angin yang dimainkan oleh pelaku pada Rabu (29/1/2025) sekitar pukul 22.00 WIB.

Kapolres Kotawaringin Barat (Kobar), AKBP Yusfandi Usman menjelaskan, bahwa Peristiwa penembakan menggunakan senapan angin bermula karena pelaku SP merasa keberatan ditegur oleh Saudara Jasmidi Karena telah memainkan senapan angin.

“Jasmidi menegur pelaku agar tidak memainkan senapan anginnya, pelaku memainkan senapan anginnya dengan cara menembakkan senapan anginnya di berbagai arah.” Ucap Kapolres

AKBP Yusfandi menambahkan, atas kejadian tersebut saudara Jasmidi dan pelaku SP terlibat cek cok, secara tiba-tiba datang saudara Mustofa (korban) yang merupakan anak dari saudara Jasmidi keluar dari barakan dan menemui saudara SP yang bermaksud membela saudara Jasmidi selaku ayahnya.

Dengan kejadian tersebut Mustofa dan SP terlibat perkelahian di depan barakan dan akhirnya pelaku melakukan penganiayaan kepada korban dengan cara menembakkan senapan angin sebanyak satu kali yang mengenai bagian pinggul korban hingga mengeluarkan darah.

Setelah kejadian tersebut, pelaku SP langsung melarikan diri, sedangkan untuk korban Mustofa langsung dilarikan ke Rumah Sakit Sultan Imanudin Pangkalan Bun untuk mendapatkan perawatan medis.

Atas peristiwa tersebut saudara Jasmidi selaku ayah korban melaporkan peristiwa tersebut ke SPKT Polres Kotawaringin Barat. Dengan sigap dan tanggap Unit Sat Reskrim Polres Kobar menuju TKP guna melakukan pemeriksaan dan Indentifikasi lebih lanjut.

“Kondisi korban sudah stabil dan hari ini akan dilakukan operasi untuk mengangkat peluru senapan anginnya, sedangkan untuk pelaku masih dalam pengejaran Satreskrim Polres Kobar,” tutup Yusfandi. (sb)