Petugas gabungan berjibaku memadamkan korban api yang menghanguskan rumah dinas guru di belakang Rumah Sakit Bhayangkara. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
SB, PALANGKA RAYA - Kebakaran hebat kembali terjadi di Kota Palangka Raya. Kali ini, rumah dinas guru yang berada di belakang Rumah Sakit Bhayangkara ludes dilalap api pada Rabu (5/2/25) sekitar pukul 23.20 WIB.
Bangunan yang mayoritas terbuat dari material kayu membuat api dengan cepat membesar, menghanguskan lima unit rumah dinas dalam waktu singkat.
Menurut keterangan salah satu korban, Ahmad Rizal, kebakaran bermula dari rumah nomor 3, yang diketahui sudah lama tidak dihuni. Ia menduga api berasal dari bagian belakang rumah tersebut sebelum merambat ke bangunan lainnya.
“Itu rumah dinas guru dengan lima pintu. Api berasal dari rumah nomor 3 yang berada di tengah. Kebetulan, rumah nomor 2 dan 3 memang sudah lama kosong,” ujar Rizal di lokasi kejadian.
Petugas pemadam kebakaran, TNI, Polri, BPBD, serta para relawan segera dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api dan mencegahnya merembet ke bangunan lain, termasuk Rumah Sakit Bhayangkara yang berada tepat disebelah lokasi kebakaran.
Namun, proses pemadaman mengalami kendala. Petugas rescue Damkar Kota Palangka Raya, Sucipto, menjelaskan bahwa sumber air yang terbatas menjadi tantangan utama dalam upaya memadamkan api.
“Sumber air sulit, jadi air yang dipakai dari tangki disemprot dulu, masuk ke parit, lalu disedot lagi oleh kawan-kawan,” jelasnya.
Meski seluruh bangunan rumah dinas guru ludes terbakar, beruntung api tidak sampai merambat ke rumah sakit atau bangunan lainnya.
Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai korban jiwa, sementara penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. (sb)