Lewati ke konten utama
Provinsi

Pedagang Ayam Potong Pasar Kahayan Keluhkan Penjualan Merosot

Redaksi 24-02-2025, 10:52 WIB 1 menit baca
Tampak para pedagang ayam potong di Pasar Kahayan mulai sepi penjual. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Tampak para pedagang ayam potong di Pasar Kahayan mulai sepi penjual. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, PALANGKA RAYA - Menjelang bulan suci Ramadan, harga ayam potong di Pasar Kahayan, Kota Palangka Raya masih terpantau stabil pada kisaran Rp 38.000 hingga Rp 40.000 per kilogram. Meski demikian, para pedagang di pasar mulai mengeluhkan penurunan penjualan yang cukup signifikan.

Sartika, salah satu pedagang ayam potong di Pasar Kahayan, menyatakan bahwa kondisi pasar kini mulai sepi. Hal ini disebabkan oleh banyaknya penjual di pinggir jalan yang menawarkan harga lebih murah, sehingga pembeli cenderung beralih untuk berbelanja di luar pasar resmi.

“Sepinya karena di luar banyak yang banting harga, banyak yang jual murah. Kalau di sini harga ayam Rp 38.000 sampai Rp 40.000 per kilogram, sedangkan di pinggir jalan ada yang jual Rp 32.000 atau Rp 33.000 per kilogram,” ungkap Sartika saat diwawancara.

Akibat persaingan harga yang semakin ketat, Sartika mengaku bahwa penjualannya turun drastis. Sebelumnya, ia mampu menjual hingga 100 kilogram ayam potong per hari, namun kini jumlahnya hanya mencapai 60 kilogram per hari. Kondisi ini tentunya menekan pendapatan para pedagang di pasar.

“Kalo dulu lumayan lah, minimal sehari itu 100 kg lebih, kalo sekarang paling cuma kurang lebih 60 kg sehari,” tambahnya.

Sartika pun berharap agar penjual ayam potong yang berjualan di pinggir jalan dapat menetapkan harga yang lebih seragam dengan harga di pasar resmi, sehingga persaingan harga dapat berjalan secara adil dan merata.

“Harapannya, penjual di luar bisa menyamaratakan harga dengan yang di pasar, agar tidak terjadi persaingan yang merugikan,” pungkas Sartika.

Dengan semakin dekatnya bulan Ramadan, para pedagang di Pasar Kahayan berharap situasi akan membaik dan penjualan kembali meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah pembeli yang mencari bahan makanan berkualitas untuk menyambut momen suci tersebut. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard