Listrik Padam Lagi Menambah Penderitaan Masyarakat Palangka Raya
SB, PALANGKA RAYA - Pemadaman listrik yang dilakukan PT. PLN wilayah Timur Kota Palangka Raya tidak berhenti, bahkan masih terjadi akhir-akhir ini. Padahal masyarakat ditengah berjuang melawan asap yang akan masuk ke dalam rumah akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Sehingga padamnya listrik membuat asap akan semakin pekat, dan membawa kekhawatiran bagi masyarakat yang mempunyai orang tua lanjut usia juga anak-anak serta balita.
Seperti pemadaman yang dilakukan Kamis (10/9/2026) Pukul 11.30 WIB di wilayah ruas jalan Area Bandara Tjilik Riwut, seperti Adonis Samad, Kecipir, Veteran dan Lewu Tatau.
"Asap, Mari Listrik (Matlis) dan BBM antri adalah nasib masyarakat Kota Palangka Raya," ungkap Gazali salah satu warga Palangka Raya.
Dirinya meminta pemerintah daerah memperhatikan, terutama Gubernur Kalteng dan Walikota Palangka Raya mengambil langkah-langkah, khususnya masalah tersebut yang semakin membuat masyarakat menderita.
"Pak Gubernur Kalteng dan Pak Walikota sekiranya ada langkah mengurangi penderitaan masyarakat masalah kebutuhan utama ini," tegasnya.
Kota Palangka Raya saat ini diselimuti kabut asap karena Karhutla, ada pemandangan antrian BBM jenis Pertalite di SPBU dan ditambah Pemadaman Listrik 2 sampai 3 jam. (sb/*)