seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Pasar Murah, Kendalikan Inflasi dan Tekan Harga

by Redaksi - Tanggal 13-03-2025,   jam 02:19:37
Pj Bupati Lamandau Said Salim foto bersama dengan Forkopimda ketika membuka Bazaar Pangan Murah, pada Kamis (13/3/2025). FOTO: BAYU Pj Bupati Lamandau Said Salim foto bersama dengan Forkopimda ketika membuka Bazaar Pangan Murah, pada Kamis (13/3/2025). FOTO: BAYU

SB, NANGA BULIK - Dalam rangka pengendalian inflasi, stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional di Kabupaten Lamandau. Pj Bupati Lamandau Said Salim secara resmi membuka Bazaar Pangan Murah di halaman kantor Kecamatan Bulik, pada Kamis (13/3/2025). 

Kegiatan Bazaar Pangan Murah dilaksanakan melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lamandau ini, menjadi salah satu upaya pemerintah dalam pengendalian inflasi harga yang terjadi beberapa saat ini, dan menjaga stabilisasi pasokan dan harga pangan strategis, serta meningkatkan keterjangkauan dan daya beli masyarakat menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah/2025.

Pj Bupati Lamandau Said Salim dalam sambutannya mengatakan kegiatan Bazar Pangan mlMurah (BPM) yang dilaksanakan, melalui Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Lamandau merupakan salah satu upaya pemerintah dalam upaya pengendalian inflasi harga yang terjadi beberapa saat ini.

"Dan ntuk menjaga stabilisasi pasokan, harga pangan strategis serta meningkatkan keterjangkauan dan daya beli masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) ramadan dan idul fitri 1446 hijriah," kata Pj Bupati Lamandau. 

Dalam bazar pangan murah ini, terdiri dari 7 komoditas pangan yaitu beras, telur ayam, gula pasir, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, dan cabai dengan total subsidi Rp. 69.750.000,-.

Jenis komoditi beras premium kemasan 5 kg sejumlah 850 sak, komoditi telur ayam ras sejumlah 900 piring, komoditi gula pasir lokal kemasan 1 kg sejumlah 1.000 kg, komoditi minyak goreng kemasan 1 liter sejumlah 1.000 liter, komoditi cabai rawit 1 kg sejumlah 200 kg, komoditi bawang putih 1 kg sejumlah 600 kg, Dan komoditi bawang merah 1 kg sejumlah 600 kg.

"Dengan Harga yang harus di tebus oleh masyarakat Minyak goreng 16000/liter, Telor 48000/piring, Beras 60000/5 kg, Gula pasir 14000/kg, Bawang merah 32000/kg, Bawang putih 36000/kg Dan Cabai rawit 45000/0,5 Kg," tandasnya. (Sb/By)