Lewati ke konten utama
Provinsi

30 Tahun Terpisah, Alumni SMAN 3 Palangka Raya Reuni Akbar

Redaksi 20-04-2025, 10:03 WIB 2 menit baca
Alumni SMAN 3 Palangka Raya saat melaksanakan reuni akbar di Kum-Kum. (FOTO:ISTIMEWA)
Alumni SMAN 3 Palangka Raya saat melaksanakan reuni akbar di Kum-Kum. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Tawa, pelukan hangat, dan mata yang berkaca-kaca menyatu dalam satu momen penuh makna di kawasan wisata Kum-Kum, Palangka Raya, Sabtu (19/4/2025). Sebanyak 120 alumni SMA Negeri 3 Palangka Raya angkatan 1995 berkumpul dalam Reuni Akbar setelah hampir tiga dekade berpisah.

Pertemuan itu bukan sekadar ajang temu kangen. Lebih dari itu, reuni ini menjadi ruang untuk merajut kembali benang silaturahmi yang sempat terputus oleh waktu, jarak, dan kesibukan hidup masing-masing.

“Tujuan utama kita adalah menjalin kembali silaturahmi yang sudah terpisah selama 30 tahun. Rasanya seperti kembali ke masa muda,” ujar Ketua Panitia Reuni, Irwansyah, dengan senyum yang tak bisa disembunyikan.

Dari sekitar 240 alumni yang tergabung dalam enam kelas, separuhnya berhasil hadir. Sebagian besar berasal dari wilayah Kalimantan Tengah dan Banjarmasin, sementara lainnya berhalangan hadir karena berada di luar daerah.

Meski tak semua bisa datang, suasana hangat tak berkurang sedikit pun. Sejak siang hingga sore hari, para alumni larut dalam nostalgia. Ada yang berbagi kisah sukses, ada pula yang mengenang keusilan masa sekolah, semuanya tumpah ruah dalam gelak tawa dan pelukan erat.

Salah satu momen paling mengharukan dalam acara ini adalah saat para alumni memberikan cenderamata kepada guru-guru yang hadir. Beberapa di antaranya tampak tak kuasa menahan air mata saat menerima cenderamata dari murid-murid yang kini telah sukses di berbagai bidang.

“Itu bentuk perhatian kita, sekaligus ucapan terima kasih kepada bapak dan ibu guru. Walaupun tidak besar nilainya, tapi inilah wujud cinta dan penghormatan kami,” kata Irwansyah.

Tak ingin reuni ini hanya berhenti sebagai ajang nostalgia, para alumni juga sepakat untuk melangkah lebih jauh. Mereka merancang program sosial yang akan dijalankan secara berkelanjutan sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Ini tidak hanya ke ibu-ibu, tetapi mungkin ke tempat sosial-sosial, nanti kita coba agendakan. Karena setidaknya ini awal untuk kita bersamaan,” tambahnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard