Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Legislator Ini Minta Sekolah Tak Membebani Orang Tua untuk Wisuda

Redaksi 15-05-2025, 09:53 WIB 1 menit baca
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Sugiyarto
Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Sugiyarto

SB, PALANGKA RAYA - Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Sugiyarto meminta sekolah untuk tidak membebani orang tua terkait kegiatan wisuda atau perpisahan sekolah.

Ia menyadari, wisuda dan perpisahan sekolah telah menjadi tradisi tahunan yang dilaksanakan untuk memberikan kenang-kenangan bagi siswa yang lulus.

"Tapi wisuda itu bukan kewajiban, tidak ada aturan yang mewajibkan maupun melarang. Jadi, seharusnya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing sekolah dan orang tua siswa," katanya, Kamis (15/5/2025).

Dikatakannya, wisuda dan perpisahan kadang kala menjadi tekanan ekonomi, terutama bagi keluarga siswa yang kurang mampu.

Untuk itu penerapan perpisahan maupun wisuda pendidikan sebaiknya mempertimbangkan kemampuan finansial dari masing-masing keluarga para siswa.

“Kalau memang orang tua siswa di sekolah itu mayoritas mampu, silakan saja. Namun, jika ada yang kurang mampu, harus ada solusi, misalnya melalui subsidi silang. Jangan sampai hanya karena ingin ikut perpisahan, orang tua harus berutang sana-sini,” tuturnya.

Sugiyarto menyarankan, satuan pendidikan bersama komite dan wali murid harus mendiskusikan dengan baik apabila berencana mengadakan perpisahan atau wisuda sekolah.

Sebab pemerintah tidak ada membuat regulasi yang mewajibkan dilaksanakannya wisuda, untuk itu sekolah dan komite memiliki kewenangan untuk mengatur hal tersebut secara fleksibel.

"Karena tidak ada aturan dari dinas atau pemerintah yang mewajibkan kegiatan itu, maka sekolah dan komite punya ruang besar untuk mengatur dan menyesuaikan. Yang penting, tidak menjadi beban," pungkasnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard