Lewati ke konten utama
Provinsi

Minat Berkurban 2025 Tidak Seramai Sebelumnya

Redaksi 07-06-2025, 03:57 WIB 1 menit baca
Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di di salah satu masjid di Kota Sampit. (FOTO:WARGA)
Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban di di salah satu masjid di Kota Sampit. (FOTO:WARGA)

SB, SAMPIT - Minat masyarakat untuk berkurban di Kota Sampit tahun ini mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Penurunan daya beli masyarakat disebut-sebut menjadi faktor utama penyebab lesunya minat kurban.

Salah satu kegiatan penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di Masjid Jami As Salam, Jalan Iskandar, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, pada Sabtu (7/6/2025).

Sebanyak 12 ekor sapi dan 2 kambing disembelih dalam kegiatan tersebut. Jumlah ini menurun dibanding tahun 2024 lalu, yang mencapai 16 ekor sapi dan 5 kambing.

"Sebanyak 12 ekor sapi berasal dari jemaah dan warga sekitar, sementara satu ekor sapi merupakan sumbangan dari Gubernur Kalimantan Tengah," kata Ketua Panitia Kurban Masjid Jami As Salam, Muhammad Isa Anshari.

Meskipun demikian, semangat kebersamaan dan gotong royong tetap terlihat dari antusiasme para relawan yang membantu proses penyembelihan dan distribusi.

Seluruh proses penyembelihan dilakukan oleh panitia yang sudah bersertifikat sebagai Juru Sembelih Halal, yaitu Ustaz Nuri, Ustaz Basuni, dan H. Rahman. Sementara proses pengulitan, pemotongan, penimbangan, dan pembagian daging dilakukan secara sukarela oleh jemaah dan relawan masjid.

"Kami pastikan seluruh hewan kurban dalam keadaan sehat, karena telah melalui tahap karantina dan pemeriksaan oleh dokter hewan," tambah Isa.

Untuk pembagian daging, panitia telah menyiapkan 1.700 kupon yang dibagikan kepada masyarakat sekitar dan pihak-pihak yang berhak menerima. Setiap kupon akan ditukar dengan daging seberat sekitar 5 ons dan tambahan tulang sekitar 3 ons.

Pembagian daging dilakukan langsung di area masjid dengan sistem pengambilan mandiri oleh warga yang membawa kupon.

"Alhamdulillah, meski jumlah hewan kurban menurun, semangat berbagi tetap tinggi. Semoga tahun depan kondisinya semakin membaik dan jumlah hewan kurban bisa kembali meningkat," pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard