Pameran di Museum Kayu Sampit, Wadah Mengedukasi
SB, SAMPIT - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor dalam hal ini diwakilkan oleh Pj Sekda Kotim Masri membuka kegiatan pameran edukatif kultural Museum Kayu Sampit, Selasa (24/6/2205) malam.
Dalam sambutannya ia mengatakan, museum memiliki peran yang sangat penting dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan pendidikan terutama ilmu-ilmu sosial dan budaya.
"Saya harapkan Museum Kayu Sampit ini menjadi salah satu wadah yang memberikan pembelajaran bagi anak didik, mahasiswa, pecinta museum dan masyarakat umum di Kabupaten Kotim," kata Masri.
Ia menjelaskan, barang-barang yang ada di museum tidak hanya merupakan barang antik dan kuno, namun memiliki informasi mengenai peristiwa yang terjadi di masa lampau.
Dengan menjadi tempat atau wadah menyimpan kekayaan budaya, museum dapat menjadi sumber informasi dan juga penelitian dari kehidupan di masa lampau yang dapat menggambarkan aspek kehidupan masyarakat saat itu.
"Melalui kegiatan ini, saya menghimbau dan mengajak hadirin sekalian untuk memanfaatkan semaksimal mungkin keberadaan museum kayu sampit ini, sebagai wujud tanggung jawab bersama dalam melestarikan, membina sekaligus mengembangkan budaya masyarakat," ungkapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kotim Bima kegiatan dilaksanakan selama dua hari diantaranya pameran, cerdas cermat kemudian pemilihan duta museum.
"Kegiatan ini memberikan rasa cinta kepada siswa khususnya untuk selalu mengenal museum dan mengetahui apa saja yang teraediah didalam museum," kata Bima.
Ia menjelaskan pameran tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya yang mana nanti akan ditampilkan berupa lukisan tradisional dengan unsur kebudayaan.
"Harapan kita muda mudi lebih mencintai museum, bisa mengetahui dan mempelajari benda-benda peninggalan atau warisan budaya terdahulu. Dari situ muncul kecintaan mereka terhadap Museum Kayu Sampit," pungkasnya. (f1/sb)