Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Peletakan Batu Pertama Pembangunan PLHUT Kemenag Kotim

Redaksi 03-07-2025, 02:14 WIB 2 menit baca
Asisten 1 Setda Kotim Rihel saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan PLHTU Kemenag Kotim. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Asisten 1 Setda Kotim Rihel saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan PLHTU Kemenag Kotim. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT - Asisten 1 Setda Kotim Rihel meakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) yang berlokasi di lahan Kantor Kemenag Kotim, Jalan Ir Soekarno KM 0,6 Sampit, pada Kamis (3/7/2025).

Rihel mengatakan, pembangunan PLHUT ini merupakan program dari Kementerian Agama Pusat melalaui Kanwil Kalimantan Tengah yang memilih Kotim sebagai salah satu pusat dibangunnya PLHUT.

"Sebelumnya direncanakan pembangunan di Palangka Raya namun tidak memiliki lahan, akhirnya Kotim yang dipilih karena sudah mempunyai ketersediaannya meskipun masih di lahan Kemenag,” kata Rihel.

Tidak hanya itu ia mengatakan, pertimbangan pembangunan PLHTU di wilayah Kotim juga melihat kuota jamaah haji dan umroh yang setiap tahunnya mengalami peningkatatan.

Sehingga dengan kuota ini sudah memenuhi kriteria pengusulan pembangunan PLHTU di wilayah setempat.

"Kriteria pengusulan salah satunya dengan banyaknya kuota haji dan umrah. Kalau kabupaten yang kuotanya sedikit belum bisa memenuhi kriteria pembangunan PLHTU,” jelasnya.

Dengan adanya PLHTU ia berharap dapat memberikan pelayanan yang semakin mudah, cepat, nyaman, dan terintegrasi bagi para calon jamaah haji dan umrah, sekaligus meminimalisir anggaran.

"Sebelumnya calon jemaah haji atau umroh harus bolak balik mengurus semua perizinan administrasinya. Nantinya sudah terpadu di satu titik,” timpalnya.

Ia juga mengakui Pemkab Kotim siap membantu apabila diperlukan baik itu terkait persediaan lahan sehingga nanti akan dibuatkan perencanaannya.

Sementara itu Kepala Kemenag Kotim Nur Wodiantoro, pembangunan PLHTU murnai dari SPSN namun pengelolaannya di tingkat wilayah Kalteng.

"Semuanya baik itu dana dan lainnya sudah disiapkan dari SPSN kami Kemenag Kotim hanya terima jadi saja,” kata Nur Widiyantoro.

Untuk anggaran pembangunan PLHTU Kotim sendiri sekitar 2,7 Miliar sedangkan untuk target pembangunannya diperkirakan sampai Desember 2025.

"Anggaran ini sudah satu paket termasuk pengawasan, konsultan, fisik bangunan dan lainnya, kita hanya terima kunci. Untuk LPJ nanti sama Kemenag Provinsi,” ujarnya.

Lanjutnya, Kotim memenuhi syarat untuk pembangunan PLHUT karena pertimbangan beberapa aspek. Mulai dari kuota Jemaah Haji, umrah dan luas lahan.

"Kuota haji kita sangat banyak dan itu masih banyak antri. Keberangkatan kita kemarin 217 orang. Begitupun lahan kita memenuhi syarat,” ungkapnya.

Dirinya berharap dengan adanya PLHUT ini jamaah h yang mau mendaftar baik umrah maupun haji bisa dilayani satu pintu tanpa harus mendaftar ke Bank untuk pembiayaan kemudian diproses administrasi di Kemenag. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard