Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Minim Sosialisasi, Irawati Soroti Penyebab Kebakaran Akibat Korsleting Listrik

Redaksi 10-07-2025, 12:55 WIB 1 menit baca
Wabup Kotim Irawati saat diwawancara oleh sejumlah wartawan. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Wabup Kotim Irawati saat diwawancara oleh sejumlah wartawan. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT - Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati menghimbau kepada Perusahaan Listrik Negara (PLN) ULP Sampit agar gencar melakukan sosialisasi Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) kepada masyarakat setempat.

Hal ini dikatakan Irawati karena berhubungan dengan sering terjadinya kebakaran di wilayah setempat bahkan 2 kali dalam 24 jam pada Selasa (8/7) diakibatkan korsleting listrik.

"Beberapa waktu lalu saya berbicara langsung dihadapkan Manager PLN untuk minta mereka lakukan sosialisasi langsung ke masyarakat untuk penggunaan kabel. Termasuk juga dilakukan peremajaan kabel," kata Irawati, Kamis (10/7/2025).

Irawati menjelaskan, Kotim sudah lebih dari 70 tahun namun hingga saat ini belum dilakukan peremajaan kabel listrik oleh PLN setempat.

"Selama ini hanya dilakukan penambahan kabel bukan peremajaan kabel. Karena ini menyangkut kerugian masyarakat kami,"ujar Irawati.

Olehnya itu Irawati meminta kepada pihak PLN melakukan kewajiban atau kewenangannya kepada masyarakat.

"Jangan hanya menuntut kewajiban konsumen dalam tagihan namun diperhatikan juga konsumen dari penggunaan listrik kami,” imbaunya.

Sementara untuk tindak lanjut dari pihak PLN selama ini dirinya belum mengetahui secara pasti, namun bulan sebelumnya dirinya sudah melakukan himbauan dan minta kepada pihak PLN secara langsung untuk dilakukan peremajaan kabel.

"Karena beberapa kali ini sering terjadi kebakaran akibat korsleting listrik, kedepannya saya akan memanggil Manager PLN Sampit dan Ketua PLN Cabang Kobar,” pungkasnya. (f1/SB)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard