Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Wabup Kotim Minta Maaf atas Gangguan Lalu Lintas Akibat Perbaikan Jembatan Sei Lenggana

Redaksi 04-08-2025, 10:37 WIB 1 menit baca
Wabup Kotim, Irawati saat meninaju langsung perbaikan Jembatan Sei Langgana. (FOTO:ISTIMEWA)
Wabup Kotim, Irawati saat meninaju langsung perbaikan Jembatan Sei Langgana. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya pengguna Jalan Nasional Jenderal Sudirman KM 20 yang melintasi jalur Sampit–Pangkalan Bun, akibat adanya gangguan lalu lintas.

Gangguan ini disebabkan oleh pekerjaan perbaikan Jembatan Sei Lenggana yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Selama proses perbaikan, arus lalu lintas dialihkan ke jalur alternatif sementara.

“Saya mengimbau agar masyarakat dapat bersabar dan tetap berhati-hati, sehubungan dengan adanya pekerjaan perbaikan jembatan di wilayah Sungai Lenggana KM 20,” ujar Irawati pada Senin (4/8/2025).

Ia menjelaskan bahwa perbaikan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur untuk menunjang keselamatan dan kelancaran arus transportasi antarwilayah.

Irawati juga menyadari bahwa proses ini mungkin menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan. Namun, menurutnya, hal ini penting dilakukan demi kepentingan jangka panjang.

“Masyarakat diimbau untuk mematuhi arahan petugas di lapangan, menghindari tindakan yang membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya, dan mengatur waktu perjalanan dengan bijak selama masa perbaikan berlangsung,” tambahnya.

Irawati menekankan bahwa selama masa perbaikan, prioritas diberikan kepada kendaraan darurat seperti ambulans untuk melintas terlebih dahulu.

Selain itu, ia mengingatkan kepada para pengemudi angkutan berat untuk tidak melebihi kapasitas jalan dan jembatan alternatif. Jalur pengalihan yang berada di wilayah rawa dan tanah gambut sangat rentan mengalami kerusakan atau amblas, terutama jika dilalui kendaraan bermuatan berat seperti truk pengangkut CPO yang memiliki bobot 16–20 ton. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard