Dishub Kotim Siapkan Jalur Alternatif Selama Perbaikan Jembatan Sei Lenggana
SB, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui Dinas Perhubungan (Dishub) memberikan dukungan penuh terhadap pengaturan arus lalu lintas selama proses rehabilitasi total Jembatan Sei Lenggana di Jalan Jenderal Sudirman Km 20.
Plt Kepala Dishub Kotim, Raihansyah, menyampaikan bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi guna memastikan kelancaran lalu lintas selama masa pembangunan jembatan tersebut.
Salah satu opsi yang kini dipertimbangkan adalah pembukaan jalur alternatif melalui area perkebunan sawit, yakni dari Km 18 dan keluar di Km 21. Namun, jalur ini tidak dibuka secara bebas untuk umum.
“Jalur kebun sawit itu kami gunakan hanya untuk situasi tertentu saja, seperti kondisi lalu lintas kacau atau darurat. Misalnya, jika ada kendaraan yang mengalami gangguan di sekitar jembatan dan menimbulkan antrean panjang, barulah jalur itu kami buka,” ujar Raihansyah pada Senin (11/8/2025).
Ia menjelaskan, pembatasan penggunaan jalur tersebut dilandasi pertimbangan keamanan, terutama karena saat ini memasuki musim kemarau yang rawan kebakaran.
“Kami khawatir ada sopir yang membuang puntung rokok atau benda lain yang bisa memicu kebakaran. Kalau sampai terbakar, siapa yang bertanggung jawab? Ini yang kami antisipasi,” tegasnya.
Selain untuk kondisi darurat, jalur alternatif tersebut juga disiapkan untuk kendaraan prioritas seperti ambulans yang membawa pasien dari arah Pangkalan Bun menuju Sampit, maupun sebaliknya. (f1/sb)