seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Buruh Perkebunan Sawit Ditemukan Tewas Gantung Diri

by Redaksi - Tanggal 12-08-2025,   jam 09:57:12
Aparat kepolisian saat melakukan olah TKP lokasi kejadian. (FOTO:ISTIMEWA) Aparat kepolisian saat melakukan olah TKP lokasi kejadian. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Seorang pria berinisial SM (21) tewas dalam kondisi tragis. Warga Kecamatan Antang Kalang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tersebut ditemukan gantung diri pada, Minggu (10/2025).

Peristiwa tersebut terjadi di salah satu perumahan karyawan perkebunan kelapa sawit sekitar pukul 13.00 WIB saat istri korban yang baru pulang mendapati pintu rumah terkunci dari dalam.

Karena curiga, ia meminta bantuan seorang tetangga untuk masuk melalui jendela. Begitu berhasil masuk, mereka langsung terpaku melihat SM sudah tidak bernyawa di dalam rumah.

Kapolsek Antang Kalang, Ipda Jonika, melalui Kanit Reskrim Aipda M Zakariansyah membenarkan kejadian itu.

“Memang benar, ada warga yang ditemukan meninggal dunia. Dugaan sementara adalah bunuh diri. Saat ini jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya, Selasa (12/8/2025).

Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan awal. Hasilnya, tidak ada tanda-tanda kekerasan lain selain indikasi korban meninggal akibat gantung diri.

Pihak kepolisian sempat menyarankan otopsi untuk memastikan penyebab kematian. Akan tetapi keluarga korban menolak dan memilih menerima peristiwa ini sebagai musibah.

Polisi pun menghormati keputusan tersebut dengan membuat berita acara penolakan otopsi.

Kejadian ini menambah catatan kasus dugaan bunuh diri di wilayah Kotim dalam beberapa bulan terakhir.

Aparat mengingatkan agar masyarakat lebih peka terhadap tanda-tanda tekanan mental pada orang-orang di sekitar.

“Kami imbau warga untuk saling peduli. Jika melihat ada gejala depresi atau masalah berat yang dialami seseorang, segera beri perhatian dan dukungan,” kata Zakariansyah.

Beberapa tetangga mengaku terkejut dengan kabar ini. Mereka menyebut SM dikenal pendiam, namun tidak pernah menunjukkan perilaku yang mencurigakan atau menceritakan masalah pribadinya.

Tragedi ini menjadi pengingat bagi banyak pihak bahwa kesehatan mental tidak kalah penting dari kesehatan fisik. Kepedulian dan komunikasi yang terjalin baik di lingkungan dapat menjadi langkah awal mencegah peristiwa serupa. (f1/sb)